METROSELEBES.COM - Gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah, Senin (6/2) pagi waktu setempat.
Gempa dahsyat itu disusul dengan gempa kedua magnitudi 7,5 catatan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Dirangkum Metroselebes.com dari AFP dan Reuters, korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah terus bertambah sudah lebih dari 1.000 orang.
Baca Juga: Kepala Sekolah Cabul di Toraja, Perkosa Siswinya Sendiri
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam keterangan persnya mengatakan bahwa menurut angka terbaru, 912 warga Turki dipastikan tewas dalam bencana dahsyat ini. Sementara lebih dari 5.300 orang terluka.
Erdogan mengatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah operasi pencarian dan penyelamatan warga yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Sementara itu, pejabat kesehatan di Suriah mengatakan jumlah korban tewas di Suriah bagian utara telah meningkat menjadi lebih dari 230 orang.
Baca Juga: Video BTS Mic Drop Lampaui 1,3 Miliar Penayangan
"Korban gempa naik menjadi 237 tewas dan 639 terluka," kata Ahmed Damiriyye, seorang pembantu menteri kesehatan Suriah, di televisi pemerintah Suriah.
Survei Geologi AS (USGS) mengatakan gempa berkekuatan 7,8 melanda dekat kota Gaziantep, pusat industri utama di dekat perbatasan dengan Suriah. Getaran juga bisa dirasakan sampai ke Lebanon, Siprus, dan Mesir.
USGS sementara itu telah melaporkan gempa kedua berkekuatan 7,5 di tenggara Turki pada pukul 13:24 waktu setempat (10:24 UTC).
Gempa pertama terjadi pada pada pukul 04:17 waktu setempat di kedalaman sekitar 17,9 kilometer.***
Artikel Terkait
7 Gunung Berapi Aktif di Jawa Timur Selain Gunung Semeru, Bermukim di Sekitarnya Harus Selalu Waspada