METROSELEBES.COM - Mayor Inf Edy Wahyu Satriyadi resmi menjabat sebagai Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus/Atulo Sena Baladika.
Edy Wahyu Satriyadi merupakan putra Luwu Raya pertama yang berhasil menembus jabatan elite di pasukan baret merah Kopassus.
Serah terima jabatan Edy Wahyu Satriyadi dilaksanakan di Lapangan Hijau Grup 1 Kopassus, Serang, Banten. Upacaran ini dipimpin langsung oleh Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana.
Baca Juga: Pasangan Suami Istri jadi Korban Banjir Parepare, Diduga Terseret Arus di Bantaran Sungai Jawi-Jawi
Edy Wahyu Satriyadi merupakan perwira TNI kelahiran Luwu Timur, 15 Oktober 1984 silam.
Sejak remaja telah menunjukkan karakter militan dan pantang menyerah.
Ketika duduk di bangku kelas 3 SMU YPS Sorowako tahun 2002, tekadnya sudah bulat, mengabdikan diri kepada negara dengan menjadi prajurit TNI.
Baca Juga: Blusukan di Pasar, Wakil Wali Kota Palopo jadi Tempat Curhat Pedagang
Ia merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan H. Burahim Badulo dan Hj. Emmy Suyato.
Edy Wahyu Satriyadi harus menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 600 km dari kampungnya di Sorowako, Luwu Timur menuju Ibu Kota Sulawesi Selatan, Makassar.
Tujuannya, mendaftar menjadi taruna Akademi Militer, Magelang melalui Kodam XVI/Wirabuana (sekarang Kodam XIV/Hasanuddin).
Rute darat Paros–Palopo ditempuh sekitar 12 jam. Tak heran jika ia bolos sekolah, dan mengakibatan sering tertinggal pelajaran.
Baca Juga: Sudah Dewasa Masih Juga Meninggalkan Zikir, Ingat Peringatan Allah SWT Ini
“Tapi saya selalu izin kepada Wali Kelas,” kata Edy seperti dikutip dari Herald Sulsel.
Artikel Terkait
Banjir Terjang Parepare, Empat Kelurahan Terendam
ESDM Sulsel Minta Pemkab Luwu Tutup Tambang Ilegal, Dikabarkan Kembali Beroperasi
Terungkap! Ini Empat Faktor Kasus Bunuh Diri Marak di Toraja
DPRD Toraja Cetuskan Perda Rumah Kos, Ingin Tekan Angka Bunuh Diri?
BREAKING NEWS! Pelatih Legendaris Benny Dollo Meninggal Dunia, Eks Bintang Timnas Indonesia Unggah Foto Kenang