“Presiden akan membentuk badan setingkat kementerian untuk mengelola haji. Maka pemerintah Arab Saudi ada harapan dengan manajemen baru,” jelas Dahnil.
Ia menambahkan, langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk lembaga khusus tersebut dianggap sebagai bentuk komitmen serius untuk memperbaiki tata kelola haji secara menyeluruh.
“Oleh sebab itu, wacana untuk pemotongan 50 persen itu tidak kami kembangkan karena kami percaya Presiden Prabowo melalui badan yang dibentuk akan berkomitmen melakukan perbaikan,” tutupnya.***