JAKARTA, METROSELEBES.COM – Nama artis sekaligus politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, tengah ramai jadi perbincangan di media sosial.
Eko Patrio viral setelah terekam berjoget dalam Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025, hingga unggahan parodi dirinya sebagai DJ sound horeg di akun TikTok pribadi.
Baca Juga: PGN Pastikan Pasokan Gas Industri Pulih 100 Persen, Operasional Kembali Normal
Menanggapi hal tersebut, Eko menegaskan bahwa aksi joget para anggota DPR terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dan bukan bagian dari rangkaian acara resmi sidang.
“Pada saat penutupan acara, ada sesi hiburan orkestra dari Symphony Praditya Wiratama Universitas Pertahanan, yang membawakan lagu-lagu daerah seperti Sajojo dan Gemu Fa Mi Re,” kata Eko kepada awak media, Senin 25 Agustus 2025.
Baca Juga: Dana Bansos Tersangkut di Rekening Dormant, DPR RI Serukan Audit Total dan Satgas Khusus
Menurutnya, joget tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para mahasiswa Unhan sekaligus spontanitas yang muncul karena suasana riang saat lagu-lagu daerah dimainkan.
Sementara terkait video parodi DJ sound horeg yang ia unggah pada 20 Agustus 2025, Eko menepis anggapan bahwa dirinya sedang menantang publik. Ia menjelaskan, video itu dibuat saat acara pembubaran panitia peringatan 17 Agustus.
Baca Juga: DPR RI Tegaskan Pembahasan Revisi KUHAP Tidak Gelap-Gelapan, Publik Diundang Terlibat Langsung
“Mengenai sound horeg saat saya sedang DJ, itu dibuat seolah-olah saya tidak sensitif terhadap permasalahan. Padahal, itu hanya hiburan penutup setelah panitia bekerja hampir satu bulan menyiapkan acara,” jelasnya.
Eko menambahkan, tidak ada maksud provokatif dalam unggahannya dan ia meminta masyarakat memahami konteks sebenarnya di balik dua momen yang membuat dirinya viral.***
Artikel Terkait
Rekomendasi Mobil Pick Up Murah 2025, Cocok untuk Usaha Kecil hingga Menengah
OJK Minta Bank Turunkan Bunga Kredit Seiring BI Rate Turun ke 5 Persen
Realisasi Investasi Semester I-2025 Capai Rp942 Triliun, Serap 1,2 Juta Pekerja
Kemenperin Tegur Asosiasi Tekstil, Impor Benang dan Kain Justru Naik 239 Persen
Kemensos Siap Tutup Panti Asuhan Ilegal Yang Tak Miliki Izin Resmi
Mentan Klarifikasi Pernyataan Bandingkan Harga Beras Indonesia Dengan Jepang
Pemerintah Gelontorkan Rp1,5 Triliun Untuk Serap Gula Petani, Harga Minimal Dijaga Rp14.500 Per Kg
Kemenkop Dorong Kapasitas SDM Koperasi Desa Lewat Pelatihan dan Sertifikasi
Presiden Prabowo Lantik Brian Yuliarto Jadi Kepala Badan Industri Mineral
PGN Pastikan Pasokan Gas Industri Pulih 100 Persen, Operasional Kembali Normal