Kesaksian personal disampaikan Endang Pratiwi, cucu Margono dari ibu Miniati. Ia berbagi kenangan tentang semangat hidup sang eyang yang selalu menanamkan prinsip berdiri di atas kaki sendiri.
“Eyang selalu berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang berdiri di atas kakinya sendiri. Prinsip itu menjadi warisan paling berharga bagi kami,” tutur Endang.
Bedah buku ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga komunitas literasi. Mereka antusias mengikuti jalannya diskusi dan menggali lebih dalam soal sejarah pendirian BNI sebagai bank nasional pertama Republik Indonesia.
Baca Juga: SPHP Digeber Serentak, Harga Beras Dikunci Rp12.500/kg, Pemerintah Pastikan Tak Salah Salur
Penulis lain, Iqbal Irsyad, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan literasi sejarah yang bertujuan untuk mengangkat kembali peran tokoh-tokoh pendiri republik yang sering kali terpinggirkan dalam narasi besar sejarah nasional.
“Ini adalah bentuk penghormatan sekaligus pendidikan sejarah agar kita tidak lupa pada fondasi ekonomi bangsa yang dibangun dengan idealisme dan pengorbanan,” pungkas Iqbal. ***
Artikel Terkait
Koperasi Jadi Garda Distribusi Subsidi: LPG dan Bahan Pokok Kini Lewat Kopdes Merah Putih
Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif
Pemerintah Geruduk Pasar! 1,3 Juta Ton Beras SPHP Disalurkan ke 5.000 Titik, Harga Terkunci dan Merata
Operasi Beras Murah Nasional! 1,3 Juta Ton SPHP Disalurkan di 5.000 Titik untuk Redam Gejolak Harga
SPHP Digeber Serentak, Harga Beras Dikunci Rp12.500/kg, Pemerintah Pastikan Tak Salah Salur
8 Kunci Sukses Koperasi: Resep Bertahan dan Untung di Tengah Persaingan"
Terkait Upacara 17 Agustus Digelar di Jakarta, Jokowi: Pasti Sudah Dipertimbangkan..!
Gibran Kunjungi Sekolah Rakyat di Malam Hari, Bagikan Donat dan Ajak Siswa Video Call Orang Tua
Peluncuran Paspor Merah Putih Resmi Ditunda, Imigrasi Prioritaskan Efisiensi dan Aspirasi Publik
Datangi Keluarga Korban Insiden Pasar Rakyat Garut, Gubernur Dedi Mulyadi: Mulai Sekarang, Jadi Anak Pak Dedi