MBG Jadi Motor Ekonomi Desa: Dari Gizi Anak Hingga Swasembada Pangan Lokal

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 14 Juli 2025 | 19:08 WIB
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini bukan hanya menjadi solusi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa. (Instagram kantorstafpresidenri)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini bukan hanya menjadi solusi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa. (Instagram kantorstafpresidenri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini bukan hanya menjadi solusi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Inisiatif yang digagas pemerintah ini melibatkan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan BUMDesma dalam rantai pasok pangan bergizi, sehingga dampaknya meluas hingga menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan rumah tangga di pedesaan.

Melalui koordinasi lintas kementerian, Kantor Staf Presiden (KSP) memfasilitasi percepatan keterlibatan BUMDes/BUMDesma sebagai pemasok langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Baca Juga: Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah

Langkah ini tidak hanya menggerakkan ekonomi desa melalui penyediaan bahan pangan lokal, tetapi juga mendorong penyerapan produk UMKM, keterlibatan petani dan peternak setempat, hingga distribusi tenaga kerja desa.

Dari data KSP, setidaknya ada ribuan desa yang mulai terlibat aktif dalam pasokan pangan program MBG, dengan kontribusi terhadap penyediaan ratusan ribu paket makanan bergizi per hari.

Program ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi mikro, tetapi juga menciptakan rantai nilai pangan yang berkelanjutan dari desa untuk desa.

Baca Juga: Operasi Patuh Tinombala 2025, Strategi Lalu Lintas Sulteng Menuju Indonesia Emas

Selain itu, MBG juga mendukung agenda besar pemerintah untuk menuju swadaya dan swasembada pangan dari desa, mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan luar daerah, dan menumbuhkan kembali semangat ekonomi gotong royong.

Partisipasi aktif masyarakat dan lembaga desa menjadi kekuatan kunci agar program ini berjalan baik dan berkelanjutan.

Mari kita dukung penuh program MBG sebagai gerakan bersama untuk anak-anak sehat, desa berdaya, dan Indonesia yang mandiri secara pangan.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X