Indonesia yang kini berada di peringkat 54 dalam Global Competitiveness Index (2023), memiliki peluang besar untuk naik peringkat dengan mendorong proyek infrastruktur yang adaptif dan berwawasan lingkungan.
Presiden terpilih Prabowo Subianto pun disebut telah memberikan arahan untuk mempercepat transformasi infrastruktur nasional agar mampu mendukung ketahanan ekonomi dan sosial.
Hal ini sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yang menekankan sinergi antarwilayah, efisiensi logistik, serta pembangunan hijau dan digital.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Balas Santai: Mungkin Mau Cari Perhatian
Dengan semangat kolaboratif, Indonesia berharap ICI 2025 tak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga sebagai langkah konkret menuju pembangunan kota masa depan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.***
Artikel Terkait
Olahraga Jadi Pelarian Efektif Usai Patah Hati, Ini Bukti Bukan Sekadar Tren
Prabowo Tak Akan Tenang Sebelum Indonesia Swasembada Pangan, Dimulai dari Jagung Bengkayang
Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban ke Kawasan Transmigrasi, Warga Palolo Terharu Terima Bantuan Langsung
Waspadai Risiko Konsumsi Daging Kurban: Terapkan 5 Cara Aman Ini Saat Iduladha
Circle Tembus Langit Wall Street, Nilai Perusahaan Sentuh $32 Miliar
Bahlil Tegaskan Izin Tambang PT GAG Nikel Terbit Sebelum Dirinya Jadi Menteri
Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Balas Santai: Mungkin Mau Cari Perhatian
Fadli Zon Minta Publik Tak Cemas Soal Penulisan Ulang Sejarah Nasional
Kopdes Merah Putih akan Jadi Mesin Baru Pemerataan Ekonomi Nasional
Nyaris 100% Desa di Indonesia Sudah Bentuk Koperasi Merah Putih: Gerakan Kolaborasi Ekonomi Terbesar di