JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam momen bersejarah peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (2/6/2025), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan seruan tegas yang menggema.
"Jangan mencuri dari kekayaan rakyat." Seruan ini menyoroti integritas sebagai pilar utama kepemimpinan di seluruh tingkatan pemerintahan.
Presiden Prabowo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menekankan bahwa wujud kesetiaan terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hanya dapat dibuktikan dengan menjaga kepercayaan rakyat. Dalam pidatonya, beliau menyatakan, “Jaga kepercayaan rakyat.
Baca Juga: Sikap Tegas Prabowo: Pejabat Yang Tak Punya Mental Wakil Rakyat, Mundur Sebelum Saya Berhentikan
Jangan menipu rakyat. Jaga kekayaan rakyat. Jangan mencuri dari kekayaan rakyat.” Pernyataan ini memperjelas bahwa integritas bukan hanya tuntutan moral, tapi syarat mutlak bagi para pemimpin.
Peringatan dan Dorongan untuk Pemimpin di Segala Level
Prabowo mengingatkan seluruh pemimpin—baik di pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa—bahwa tugas mereka adalah mengabdi kepada rakyat. Ia menegaskan, “Kalau tidak mampu, jangan masuk ke pemerintahan. Kalau tidak mau mengabdi kepada rakyat, jangan mau menerima mandat dari rakyat.
” Pesan ini memperkuat pentingnya kepemimpinan yang bersih dan bertanggung jawab, terutama dalam konteks maraknya kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Baca Juga: Momen Prabowo Dan Megawati Bisik-Bisik Di Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, Suasana Penuh
Data dari Transparency International Indonesia (2024) menunjukkan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia berada pada skor 34 dari 100, dengan posisi ke-110 dari 180 negara.
Hal ini memperlihatkan tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan dipercaya rakyat. Oleh karena itu, pidato Prabowo sangat relevan dan menjadi panggilan nasional untuk memperkuat reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.
Melihat dari pemerintahan sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga sempat menyuarakan pentingnya moralitas dan kejujuran dalam birokrasi dalam berbagai kesempatan.
Baca Juga: Negara Tak Bisa Dipermainkan: Prabowo Tegaskan Sanksi Bagi Pengkhianat Bangsa
Hal ini senada dengan pesan Prabowo yang mengedepankan kepercayaan dan integritas.
Artikel Terkait
Tragedi di Rafah: Sedikitnya 27 Warga Palestina Tewas Dekat Lokasi Bantuan, PBB Desak Investigasi
Zimbabwe Kembali Lakukan Pembantaian Gajah: 50 Ekor Akan Dikuliti Demi Atasi Kelebihan Populasi
Breaking News: Mantan Sekprov Sulteng Gumyadi Meninggal Dunia
Istana Angkat Bicara Soal Isu Reshuffle Kabinet, Tegaskan Hak Prerogatif Presiden
Fahri Hamzah Tegaskan Rumah Subsidi Minimal Tipe 36: Sesuai Standar Layak Huni dan SDGs
Menkes Budi Gunadi: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Tapi Bukan Varian Mematikan
Kemendikdasmen Menuai Apresiasi Nasional: Bukti Nyata Komitmen RAMAH dan Reformasi Birokrasi
Sekolah Rakyat Jadi Solusi Akses Pendidikan Anak Marjinal: M. Qodari Tinjau Langsung Sarana di STIS
Presiden Baru Korea Selatan, Lee Jae-myung, Janji Selamatkan Demokrasi dan Ekonomi dari Jurang Krisis
Menteri Pariwisata Tanamkan Spirit Bangga Melayani Bangsa kepada 285 CPNS Baru