Inti berita:
• Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis 2-0.
• Selebrasi ribuan suporter yang mengibarkan bendera Palestina di dalam dan luar stadion menjadi sorotan internasional dan memicu perbincangan luas.
MetroSelebes.com, TEXAS – Malam bersejarah bagi Timnas Spanyol tidak hanya ditandai dengan keberhasilan menyingkirkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026, tetapi juga oleh pemandangan yang menyita perhatian dunia di luar stadion. Ketika La Roja memastikan tiket ke partai final, ribuan pendukungnya merayakan kemenangan sambil mengibarkan bendera Palestina dalam pawai yang berlangsung di sekitar kawasan stadion di Dallas, Texas, Amerika Serikat.
Keberhasilan Spanyol melangkah ke final lahir dari permainan disiplin sepanjang laga. Mikel Oyarzabal membuka keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-22 sebelum Pedro Porro menggandakan skor lewat sepakan keras pada menit ke-58. Hasil tersebut memastikan skuad asuhan Luis de la Fuente melaju ke laga puncak sekaligus menghentikan langkah Prancis yang datang sebagai salah satu favorit juara.
Baca juga: Penalti Oyarzabal Jadi Titik Balik, Spanyol Bungkam Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Mimpi yang Jadi Kenyataan
Rasa bangga atas pencapaian tersebut disampaikan Pedro Porro seusai pertandingan. Dalam wawancara resmi yang dikutip Television Española, bek Spanyol itu mengatakan, "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Bahkan dalam mimpi terliar sekalipun, saya tidak pernah membayangkan ini terjadi. Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras tim dari awal hingga akhir pertandingan." Pernyataan itu menggambarkan besarnya arti kemenangan tersebut bagi para pemain Spanyol.
Sementara itu, kubu Prancis memilih mengakui keunggulan lawannya. Pelatih Didier Deschamps menilai timnya gagal memanfaatkan peluang dan melakukan sejumlah kesalahan mendasar selama pertandingan. Kepada Sky Sports, Deschamps menyatakan, "Ini murni kesalahan kami sendiri. Kami tampil kurang maksimal dan tidak cukup berbahaya di lini serang. Kami juga melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang seharusnya bisa menjadi peluang gol."
Perhatian publik kemudian bergeser ke luar arena pertandingan. Berdasarkan laporan Al Jazeera, ribuan suporter Spanyol turun ke jalan merayakan kemenangan dengan membawa bendera nasional Spanyol berdampingan dengan bendera Palestina. Sejumlah video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan massa menyanyikan lagu Bella Ciao selama konvoi berlangsung, sehingga memunculkan beragam respons dari masyarakat internasasional.
Fenomena tersebut menjadi bagian dari tren yang telah terlihat sepanjang Piala Dunia 2026. Bendera Palestina beberapa kali muncul di tribun stadion maupun kawasan fan zone sebagai bentuk ekspresi solidaritas dari sebagian suporter. Di sisi lain, kehadiran simbol politik dalam ajang olahraga juga terus memunculkan perdebatan di ruang publik. FIFA sendiri mengizinkan pengibaran bendera Palestina karena Palestina merupakan anggota resmi federasi, sepanjang tidak melanggar aturan keamanan dan ketertiban pertandingan.
Baca juga: Tulisan "GAME OVER USA" di Rudal Iran Dinilai Pertegas Perang Psikologis terhadap AS
Artikel Terkait
Tulisan "GAME OVER USA" di Rudal Iran Dinilai Pertegas Perang Psikologis terhadap AS
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Dugaan Bullying hingga Inspirasi dari Kasus Lama Masih Didalami Polisi
Luwu Raya Tak Lagi Sekadar Aspirasi Pemekaran, Kini Ditawarkan sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Nasional
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Prancis 1-0 Lewat Titik Putih di Babak Pertama Semifinal Piala Dunia 2026
Penalti Oyarzabal Jadi Titik Balik, Spanyol Bungkam Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026