Dua Sosok Strategis Resmi Dilantik, Erick Thohir Perkuat Arah Baru Tata Kelola BUMN

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 28 Mei 2025 | 16:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir resmi melantik dua pejabat strategis, yakni Wahyu Kuncoro sebagai Deputi Bidang BUMN Penciptaan Nilai dan Dwi Ary Purnomo sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko. (Instagram ericthohir)
Menteri BUMN Erick Thohir resmi melantik dua pejabat strategis, yakni Wahyu Kuncoro sebagai Deputi Bidang BUMN Penciptaan Nilai dan Dwi Ary Purnomo sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko. (Instagram ericthohir)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan penciptaan nilai dalam tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri BUMN Erick Thohir resmi melantik dua pejabat strategis, yakni Wahyu Kuncoro sebagai Deputi Bidang BUMN Penciptaan Nilai dan Dwi Ary Purnomo sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko.

Kehadiran dua sosok strategis ini menjadi bagian dari langkah reformasi kelembagaan yang terus digenjot Kementerian BUMN.

Dalam pernyataannya, Erick Thohir menekankan pentingnya integritas dan keberpihakan pada kepentingan publik dalam menjalankan amanah jabatan.

Baca Juga: AI Perkuat Peran Humas: Kemenko Dorong SDM Perekonomian Lebih Cakap Digital

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas, selalu menjunjung tinggi integritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tulis Erick dalam unggahan media sosialnya yang disukai oleh akun resmi @kementerianbumn dan ribuan pengguna lainnya.

Pelantikan ini menjadi penegas bahwa arah baru tata kelola BUMN sedang dipacu melalui optimalisasi SDM dan penguatan struktur organisasi.

Deputi Penciptaan Nilai akan berperan penting dalam merancang dan mengawasi transformasi BUMN agar semakin agile dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan agenda besar holdingisasi dan efisiensi perusahaan negara.

Baca Juga: PKPRI DKI Jakarta Catat Kinerja Gemilang, Layak Raih Akreditasi A

Sementara itu, Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko akan menjadi kunci dalam pengawasan fiskal, efisiensi anggaran, serta penguatan mitigasi risiko di lingkungan BUMN.

Berdasarkan laporan Kementerian BUMN 2023, total aset BUMN mencapai Rp 10.500 triliun, dengan kontribusi dividen ke negara sebesar Rp 81 triliun.

Angka ini menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Dari sisi kebijakan publik, penguatan kedua posisi strategis ini diharapkan mendukung target BUMN menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana tertuang dalam Rencana Jangka Panjang BUMN 2020–2024.

Baca Juga: Dapur Mandiri Pesantren: Resep Baru Santri Sehat dan Ekonomi Bangkit

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X