"Saatnya ubah budaya kerja. Kita butuh hasil nyata. Dunia berubah. Yang lamban, yang males, yang punya pemikiran-pemikiran aneh, harus kita pikirkan ulang," pungkas Prabowo.
Baca Juga: Ternyata Selama Ini Kita Salah! Bagian Ini yang Jadi Kacang Mete, Bukan Buahnya
Langkah ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi para pelaku usaha, bahwa Indonesia siap menjadi negara yang terbuka, efisien, dan berdaulat dalam sektor energi.***
Artikel Terkait
Kadin China Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Siap Bangun 1.000 Dapur Bergizi
Bojan Hodak Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik Liga 1 2025, Usai Antar Persib Ukir Sejarah Juara Beruntun
8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari
Puan Maharani Terima Kunjungan PM Republik Rakyat Tiongkok Li Qiang di Kompleks Parlemen
Menko Airlangga Ajak Komunitas Bisnis Dukung Pencapaian SDGs Lewat Investasi Infrastruktur Berkelanjutan
Presiden RI Disambut Meriah di Malaysia, Hadiri KTT ASEAN ke-46 Bahas Inklusivitas dan Ekonomi Hijau
Gus Ipul: Bukan Bantuan yang Menguatkan Bangsa, Tapi Jiwa Pengabdian Sosial
Ternyata Selama Ini Kita Salah! Bagian Ini yang Jadi Kacang Mete, Bukan Buahnya
Darurat Demokrasi atau Tafsir Ekonomi? Ungkap Rahasia Konstitusi Bersama Ahlinya
Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%: Optimisme Tinggi di Tengah Tantangan Berat