Triliunan untuk Jagung: Strategi Negara dalam Menjemput Kedaulatan Pangan

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 19 Mei 2025 | 19:24 WIB
Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian, terutama komoditas jagung, lewat langkah yang disebut sebagai “strategi triliunan” untuk memastikan hasil panen petani terserap maksimal. (Instagram kementerianpertanian)
Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian, terutama komoditas jagung, lewat langkah yang disebut sebagai “strategi triliunan” untuk memastikan hasil panen petani terserap maksimal. (Instagram kementerianpertanian)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian, terutama komoditas jagung, lewat langkah yang disebut sebagai “strategi triliunan” untuk memastikan hasil panen petani terserap maksimal.

Melalui Kementerian Pertanian, negara menyiapkan anggaran besar senilai Rp5 triliun untuk menyerap 1 juta ton jagung langsung dari petani dengan harga pembelian yang cukup kompetitif, yakni Rp5.500 per kilogram.

Langkah ini bukan hanya upaya penyelamatan hasil panen, tapi juga sinyal kuat bahwa negara hadir dalam menjaga kedaulatan pangan.

Baca Juga: Sekjen Baru DPD RI: Sinyal Perubahan atau Sekadar Seremonial

Strategi ini diyakini menjadi pondasi untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih adil dan berkelanjutan bagi petani.

Tak heran jika kata “triliunan” menjadi kata kunci utama dalam narasi ketahanan pangan nasional.

Dalam laporan kuartal I tahun 2025, tercatat lonjakan produksi jagung nasional hingga 39,02 persen—rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Angka ini merupakan bukti nyata dari kolaborasi lintas sektor yang solid, termasuk dukungan langsung dari Polri yang turut berperan menjaga stabilitas distribusi dan kelancaran pengadaan di lapangan.

Baca Juga: Harga Jagung Tembus Rp5.500, Siapa Untung, Siapa Gigit Jari

Tak hanya itu, berbagai kebijakan pendukung seperti penyediaan pupuk bersubsidi, pelatihan petani, hingga modernisasi alat pertanian turut memperkuat hasil capaian ini.

Sejumlah pakar menyebut, jika konsistensi dukungan ini terus dijaga, maka Indonesia bisa segera menjadi negara swasembada jagung.

Artikel Penguat: Sebelumnya, dalam laporan Badan Pangan Nasional tahun 2024, disebutkan bahwa impor jagung mengalami penurunan drastis seiring meningkatnya produksi dalam negeri.

Baca Juga: Pemuda Desa Tembus Panggung Bintang: Rahasia di Balik Viral Duet Nabil dan Dewi Persik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X