ROMA,METROSELEBES.COM-Perdana Menteri Kanada yang baru terpilih, Mark Carney, menegaskan kembali dukungan penuh negaranya terhadap Ukraina dalam pertemuan tatap muka pertamanya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, yang berlangsung di Roma, Italia, pada Sabtu (17/05/2025). Pertemuan ini menjadi momen penting di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Eropa Timur.
Baca Juga: China Kenakan Bea Masuk Hingga 74,9% pada Impor Plastik Rekayasa dari AS, UE, Jepang, dan Taiwan
"Rakyat Kanada akan terus berdiri dengan dukungan yang teguh dan tak tergoyahkan. Kami menegaskan bahwa tidak akan ada perdamaian tanpa dukungan dan partisipasi penuh dari Ukraina, dan Anda memiliki dukungan mutlak dari kami," ujar Carney kepada Zelenskiy dalam pertemuan tersebut.
Kedua pemimpin negara bertemu di Roma dalam rangka menghadiri misa perdana Paus Leo yang baru terpilih, yang akan dilaksanakan pada Minggu (18/5) di Vatikan. Acara ini juga menjadi ajang diplomatik penting yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia menjelang KTT G7 yang akan digelar di Kanada pada Juni mendatang.
Baca Juga: Negosiasi Damai Rusia–Ukraina Kembali Buntu, Tuntutan Moskwa Dianggap Tak Masuk Akal
Selain bertemu dengan Presiden Zelenskiy, Carney juga mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah tokoh dunia, termasuk Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Italia Sergio Mattarella, serta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan mengadakan pembicaraan terpisah dengan Presiden Rusia dan Presiden Ukraina pada Senin mendatang, memperlihatkan adanya dinamika diplomatik yang terus bergerak cepat di tengah konflik yang belum mereda.
Pertemuan antara Carney dan Zelenskiy dinilai sebagai sinyal kuat atas komitmen Kanada dalam mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina, sekaligus memperkuat posisi negara itu di panggung diplomasi internasional menjelang forum G7 yang krusial.
Baca Juga: Mykhailo Mudryk: Dari Kesunyian Doa ke Sorotan Dunia, Sisi Lain Sang Winger Ukraina