METRO SELEBES- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Sekolah Kedinasan resmi dimulai hari ini.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Abdullah Azwar Anas, melakukan peninjauan langsung ke Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan tes tersebut.
Dalam kunjungan itu, Anas didampingi Plt. Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto dan Kepala Kanreg VI Medan Janry H.U.P Simanungkalit.
Baca Juga: Presiden Jokowi Menuju Abu Dhabi: Singgah Sejenak di Serambi Mekkah, Aceh
Dalam kunjungannya, Menteri Anas menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjalankan seleksi dengan transparan dan adil.
"Saya melihat persiapan seleksi sekolah kedinasan. Saya lihat persiapannya sudah sangat baik," ujar Anas.
Pemerintah membuka alokasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui sekolah kedinasan sebesar 3.445 formasi. Pendaftaran sekolah kedinasan sudah dimulai sejak 15 Mei 2024 sampai 13 Juni 2024.
Sekolah kedinasan yang diberikan alokasi formasi adalah Politeknik Keuangan Negara STAN 722 formasi.
Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 721 formasi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 400 formasi.
Baca Juga: Hindari PHK Massal: Pemda Akan Outsourcing Honorer yang Tidak Masuk Database BKN
Politeknik Siber dan Sandi Negara 105 formasi, Politeknik Statistika STIS 355 formasi, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi 400 formasi.
22 sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan sebanyak 622 formasi, serta Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) 120 formasi.
Menteri Anas menegaskan bahwa SKD CPNS tidak memungkinkan adanya celah kecurangan. Sistem Computer Assisted Test (CAT) bisa memantau nilai tes secara real-time.
"Mudah-mudahan kita bisa jaga semua, dan pesan saya, tidak ada satupun orang yang bisa membantu kelulusan di tes CPNS tahun ini maupun yang akan datang," tegas Anas.
Artikel Terkait
Penegasan Jokowi: Tidak Ada Rencana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi
UU ASN No 20 Tahun 2023: PPPK Harus Menerima Diputus Kontrak Kerja Ketika Dalam Situasi Begini…..
Sandiaga Uno Promosikan Kekayaan Intelektual Indonesia di Sidang WIPO Jenewa
Seleksi PPPK 2024: Langkah Awal Dapat Nilai Tertinggi dan Peringkat Terbaik Agar LULUS PPPK
Hindari PHK Massal: Pemda Akan Outsourcing Honorer yang Tidak Masuk Database BKN