“Bagaimana pandangan Allah pada hambaNya? Ya pandangan khusus kepada seorang hamba yang berdosa, adalah dengan pengampunan. Hamba terkasih dengan tambahan rahmat dan berkah,” ungkapnya.
Jika seorang hamba tidak punya dosa, maka dipandang dengan rahmat, ditambahkan berkah di dalam hidupnya. Sedang jika seorang hamba memiliki dosa, maka Allah akan mengampuni dosa orang tersebut.
Baca Juga: Belajar Bahasa Bugis dengan Mengenal Kata Dasar
“Maka mari di malam Nisfu Syaban nanti kita meningkatkan istighfar kita, ibadah yang sangat luar biasa itu istighfar,” imbau Buya Yahya.
Namun, ada dua golongan atau orang yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT meskipun pada malam Nisfu Syaban, siapakah orang itu?
“Yaitu musyrik, orang yang menyekutukan Allah. Kemudian yang kedua dari ahli iman, orang yang mempunyai kebencian dan dendam serta permusuhan dengan saudara,” ungkap Buya Yahya.
Baca Juga: Jadwal Liga 1 Hari ini, Dibuka Duel Panas Persija vs Arema FC
Satu hal penting lainnya dari malam Nisfu Syaban yang berarti menandai akan masuknya bulan Ramadhan.
Sebab malam Nisfu Syaban dihitung sebagai malam ke-15 bulan Syaban, yang berarti juga 15 hari lagi menuju bulan Ramadhan.***
Artikel Terkait
Sambut Ramadhan 2023 yang Tinggal Beberapa Hari Lagi dengan Persiapan Ini
Jadikan Orang Saleh Sebagai Panutan
Nikah Via Telepon, Apakah Sah Menurut Islam
Sikap Sombong Beserta dengan Bahayanya
Ketahui Cara Hidup di Zaman Fitnah