METROSELEBES.COM - Sumur Zamzam yang terletak di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, telah berusia sekitar 4.000 tahun.
Namun, sampai saat ini sumur tersebut tidak pernah berhenti mengalir sekejap pun.
Sumur air Zamzam dianggap sebagai salah satu mukjizat yang paling abadi dalam agama Islam, yang mencerminkan kemurahan Allah SWT.
Baca Juga: Kisah Pedagang Perabotan Keliling, Naik Haji dengan Biaya dari Orang Tak Dikenal
Zamzam adalah sebuah sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, di sebelah tenggara Kabah.
Sumur ini memiliki kedalaman 35 meter dan terletak sekitar 11 meter dari Kabah.
Sumur Zamzam pertama kali muncul sekitar 4.000 tahun yang lalu.
Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Susi Air Makassar-Masamba dan 4 Rute Baru Lainnya
Mata air Zamzam ditemukan pertama kali di bawah kaki Nabi Ismail saat ia masih bayi, setelah ibunya, Siti Hajar, berlari-lari tujuh kali antara dua bukit, yaitu Shafa dan Marwa.
Saat itu, Siti Hajar sedang mencari air untuk menyelamatkan putranya yang sedang haus.
Zamzam dalam bahasa Arab berarti banyak atau melimpah. Kata "Zamzam" terus diucapkan oleh Siti Hajar ketika ia berusaha menahan dan mengumpulkan air yang keluar dari sumur tersebut.
Sejak saat itu, air Zamzam dianggap sebagai air yang diberkahi dan disucikan.
Baca Juga: Ulasan Lengkap: Tentang Anya Forger
Dokumen sejarah menunjukkan bahwa kejadian itu diperkirakan terjadi sekitar tahun 1910 SM.
Artikel Terkait
6 Karakteristik Selat Malaka yang Perlu Diketahui
Gerhana Bulan Total Dapat Terjadi Apabila 3 Hal Ini Terpenuhi
5 Kegiatan yang Menunjukkan Pengaruh Gaya yang Membuat Benda Bergerak Semakin Cepat
Perubahan Energi yang Terjadi Pada Baterai Senter Disebut Apa?
Ketahui Proses Metabolisme Air Dalam Tubuh