Kisah Omar Mukhtar, Singa Padang Pasir yang Bikin Penjajah Kewalahan

photo author
Rismasari, Metro Selebes
- Senin, 27 Februari 2023 | 21:21 WIB
Omar Mukhṭar (20 Agustus 1858 – 16 September 1931), seorang pemimpin pejuang Libya yang dijuluki Singa Padang Pasir.
Omar Mukhṭar (20 Agustus 1858 – 16 September 1931), seorang pemimpin pejuang Libya yang dijuluki Singa Padang Pasir.

METROSELEBES.COM - Omar Mukhtar dijuluki Lion of the Desert atau Singa Padang Pasir karena kegigihannya melawan penjajah.

Bernama lengkap Omar al-Mukhtar Muḥammad bin Farhaṭ al-Manifi (20 Agustus 1858 – 16 September 1931), adalah seorang pemimpin pejuang pribumi di Cyrenaica (saat ini Libya Timur) di bawah Senussids.

Di usia 73 tahun, ia memilih memimpin perlawanan rakyat Libya untuk mengusir penjajah Italia di tanah kelahiran mereka.

Baca Juga: Bunda Wajib Tahu, Ini 3 Penyebab Anak Mudah Terjangkit DBD

Dikutip Metroselebes.com dari Hidayatullah, Omar Mukhtar diketahui adalah seorang guru, juga merupakan tokoh terkemuka gerakan Senussi.

Omar Mukhtar adalah pahlawan nasional Libya dan simbol perlawanan di dunia Arab dan Islam.

Sejak tahun 1911, dia mengorganisir dan memimpin gerakan perlawanan Libya (selama hampir dua puluh tahun) melawan kekaisaran kolonial Italia selama Perang Itali-Senussi Pertama dan Kedua.

Baca Juga: Persib Dipermak Tim Papan Bawah, PSM Makassar Berpeluang Besar Juara Liga 1

Ia dijuluki Lion of the Desert (Singa Padang Pasir), sosok yang membuat penjajah Italia kewalahan.

Benito Mussolini dibuat frustasi. Tentara Mereka di lapangan dibuat ciut nyali.

Rezim Italia kemudian berpikir, mungkin bukan dengan jalan kekerasan, lelaki tua yang bekerja sebagai guru ngaji ini bisa ditaklukan. Strategi membungkam perlawanan pun dilakukan.

Dengan tujuan menghentikan perlawanan, bujuk rayu harta pun ditawarkan. Tapi semua itu tak mempan.

Baca Juga: Begini Kronologis Nelayan Barru Temukan Benda Mirip Muntahan Paus, Auto Tajir

Omar Mukhtar terus melakukan perlawanan tanpa henti selama 20 tahun, dari tahun 1910-1930. Hingga akhirnya para jenderal militer Italia pun silih berganti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rismasari

Sumber: Hidayatullah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ketahui Proses Metabolisme Air Dalam Tubuh

Kamis, 13 April 2023 | 22:51 WIB

6 Karakteristik Selat Malaka yang Perlu Diketahui

Minggu, 9 April 2023 | 15:37 WIB

Ini Penjelasan Perbedaan Proteksi dan Kuota Impor

Senin, 20 Maret 2023 | 13:50 WIB
X