GAZA, METROSELEBES.COM – Jumlah korban jiwa di Gaza terus bertambah, dengan laporan terbaru menyebutkan 63.000 warga Gaza telah meninggal dunia sejak agresi militer Israel dimulai.
Angka ini memperlihatkan betapa dahsyatnya dampak perang yang berkepanjangan, tidak hanya menghancurkan infrastruktur, tetapi juga merenggut nyawa ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Di tengah meningkatnya jumlah korban, beredar pula kabar simpang siur terkait tokoh penting Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida.
Baca Juga: Tragis! Mobil Muat Kelapa Alami Kecelakaan di Karumba, Satu Orang Tewas Terjepit
Sejumlah laporan sempat menyebut bahwa istri dan anak-anaknya tewas dalam serangan.
Namun, anggota Biro Politik Hamas, Izzat al-Rishq, menegaskan kabar itu adalah pernyataan palsu.
Menurutnya, keluarga Abu Ubaida dalam keadaan baik, dan kesalahpahaman tersebut muncul akibat kemiripan nama dengan keluarga Ahmed Samir Qunaita (juga dikenal dengan nama Abu Obeida), yang sebenarnya menjadi korban serangan.
Baca Juga: Suami Aniaya Istri di Tangerang, Korban Kritis dan Pelaku Jadi Buronan
Meski demikian, simpati masyarakat dunia tetap mengalir.
Banyak yang menyampaikan doa agar Abu Ubaida dan para pejuang Palestina senantiasa dalam lindungan Allah.
Dalam berbagai platform media sosial, warganet menuliskan ucapan duka, doa, dan penghormatan terhadap mereka yang gugur.
Selain itu, laporan terbaru dari lembaga kemanusiaan internasional menegaskan bahwa lebih dari 70% korban tewas di Gaza adalah warga sipil, termasuk ribuan anak-anak.