1937 – Jepang memperluas invasi ke seluruh wilayah China.
1943 – Chiang bersama Presiden AS Franklin D. Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill menandatangani Deklarasi Kairo, yang menyatakan Taiwan akan “dikembalikan” kepada Republik China.
1945 – Deklarasi Potsdam menegaskan penyerahan tanpa syarat Jepang dan mengukuhkan isi Deklarasi Kairo. Setelah Jepang menyerah, Taiwan diserahkan kepada ROC.
1946 – Gencatan senjata antara pasukan nasionalis dan komunis runtuh, memicu kembali perang saudara di China.
1947 – Terjadi pemberontakan di Taiwan terhadap pemerintahan ROC, yang kemudian ditumpas dengan kekerasan.
1949 – Pasukan nasionalis Chiang Kai-shek mundur ke Taiwan setelah Partai Komunis memenangkan perang saudara dan mendirikan Republik Rakyat China (RRC). Mao Zedong berjanji akan “membebaskan” Taiwan.
1951 – Jepang menandatangani Perjanjian Perdamaian San Francisco yang membatalkan klaimnya atas Taiwan, tetapi status kedaulatan pulau itu tidak jelas dalam dokumen tersebut. Beijing menyebut perjanjian itu “ilegal dan tidak sah” karena tidak dilibatkan.
1952 – ROC dan Jepang menandatangani Perjanjian Perdamaian yang dianggap Taiwan sebagai pengakuan sah atas pemindahan kedaulatan pulau tersebut ke Republik China.