Meskipun kedua negara menyatakan komitmen untuk meredam konflik dan menghindari provokasi nasionalis, hubungan bilateral tetap tegang. Thailand bahkan mengancam akan menutup perbatasan dan menghentikan pasokan listrik ke Kamboja.
Baca Juga: Badai PHK Menghantam Bali: DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah Jaga Harapan Pekerja
Sebagai balasan, Phnom Penh menyatakan akan menghentikan pembelian listrik, layanan internet, dan berbagai produk dari Thailand. Pemerintah Kamboja juga memerintahkan stasiun televisi lokal untuk menghentikan penayangan film-film Thailand.
Situasi ini menunjukkan bagaimana sengketa perbatasan yang tidak terselesaikan dapat berpotensi mengancam stabilitas regional, jika tidak ditangani melalui pendekatan hukum dan diplomatik yang kuat. Dunia kini menanti respons Thailand terhadap langkah hukum Kamboja yang berani.