Ritel Modern Jadi Katalis Ketahanan Pangan dan Ekonomi Nasional

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:53 WIB
Transformasi ritel modern kini dipandang sebagai katalis penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan pertumbuhan ekonomi. (Instagram badanpangannasional)
Transformasi ritel modern kini dipandang sebagai katalis penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan pertumbuhan ekonomi. (Instagram badanpangannasional)

 

TANGERANG SELATAN, METROSELEBES.COM - Transformasi ritel modern kini dipandang sebagai katalis penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi menegaskan, integrasi pelaku usaha mikro dan menengah (UMKM) ke dalam rantai pasok ritel modern mampu menciptakan distribusi pangan yang lebih efisien dan harga yang lebih stabil.

Hal ini disampaikannya usai peluncuran Program Holiday Sale yang digelar Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (13/6).

Baca Juga: Stimulus Sosial Dipertebal, Harapan Mandiri Rakyat Meningkat Tajam

Dalam paparannya, Arief menekankan bahwa keberadaan ritel modern sebagai mitra strategis pemerintah bukan hanya membuka akses pasar, tetapi juga mempersingkat rantai distribusi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Badan Pangan Nasional mendorong sinergi multipihak agar program seperti ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat,” ujar Arief.

Ritel modern, lanjutnya, berperan penting dalam menyejahterakan petani, nelayan, serta UMKM pangan dengan membuka jalur distribusi yang luas dan stabil.

Baca Juga: UIN Datokarama dan Kemenag Touna Sosialisasi KKN Tematik di Kampung Zakat Desa Uekambuno

Dengan begitu, ketahanan pangan tidak hanya terjaga, tetapi juga mendukung penguatan ekonomi dari sisi produksi dan konsumsi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa program Holiday Sale sejalan dengan langkah pemerintah dalam menjaga pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa kontribusi sektor ritel terhadap PDB nasional mencapai 12,8% pada 2023.

Baca Juga: Ayo Daftar..! Kemensos Buka Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat, Siapkan 1.554 Formasi di Seluruh Indonesia

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Lembaga Ketahanan Pangan Dunia (Global Food Security Index) tahun 2023, Indonesia naik 4 peringkat dalam hal keterjangkauan pangan, sebagian besar didorong oleh efisiensi distribusi dan akses pasar yang lebih luas melalui modernisasi ritel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X