internasional

Ant Group Lepas Saham Paytm Senilai Rp3,4 Triliun, Sinyal Mundurnya Investor Asing?

Selasa, 13 Mei 2025 | 13:54 WIB
Tampilan kode QR dari aplikasi pembayaran digital Paytm terlihat di sebuah toko di Kolkata, India, 9 Juli 2024. Source FOTO:REUTERS

 

JAKARTA,METROSELEBES.COM-13 Mei 2025 — Raksasa teknologi asal Tiongkok, Ant Group, kembali mengurangi kepemilikannya di perusahaan pembayaran digital India, Paytm. Dalam transaksi blok (block trade) terbaru, Ant Group menjual sebanyak 25,5 juta lembar saham Paytm dengan nilai total sekitar USD 246 juta atau setara Rp3,4 triliun (kurs Rp13.970 per USD).

 Baca Juga: Trump Tawarkan Diri Jadi Penengah Sengketa Kashmir, India Belum Memberi Jawaban

Mengacu pada dokumen penawaran (term sheet) yang dilihat oleh Reuters, harga jual saham ditetapkan sebesar INR 823,10 per saham — sekitar 5% lebih rendah dari harga penutupan Paytm di bursa pada hari Senin, yaitu INR 866,05. Nilai tersebut merepresentasikan 4% dari total saham beredar Paytm. Penawaran sempat diajukan dengan harga dasar (floor price) INR 809,75 per saham.

 

Transaksi ini difasilitasi oleh dua bank investasi besar, Goldman Sachs dan Citigroup, yang bertindak sebagai pihak penjamin dalam penjualan saham tersebut.

 Baca Juga: Jelang Negosiasi Genting, Trump Guncang China dengan Usulan Tarif Baru

Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian divestasi Ant Group di Paytm dalam dua tahun terakhir. Pada Agustus 2023, Ant Group juga telah menjual 10,3% sahamnya kepada pendiri sekaligus CEO Paytm, Vijay Shekhar Sharma, sebagai bagian dari upaya restrukturisasi kepemilikan.

 

Selain Ant Group, beberapa investor besar lainnya seperti Berkshire Hathaway milik Warren Buffett dan SoftBank Group asal Jepang juga telah melepas kepemilikan mereka di Paytm dalam periode yang sama, menunjukkan tren keluarnya investor-investor besar dari perusahaan teknologi India tersebut.

 Baca Juga: Trump Tarik Diri dari Jalur Damai, AS-Ukraina Kunci Aliansi Ekonomi dan Militer

Paytm sendiri tengah menghadapi berbagai tantangan bisnis, termasuk persaingan ketat di sektor teknologi finansial dan pengawasan regulasi yang semakin ketat di India. Hingga saat ini, baik Ant Group maupun Paytm belum memberikan pernyataan resmi terkait penjualan saham terbaru ini.

Baca Juga: TRUMP ANCAM FILM LUAR NEGERI: TARIF 100% SIAP DITERAPKAN, HOLLYWOOD DIPAKSA “PULANG KAMPUNG”

Tags

Terkini