CEO Autoliv, Mikael Bratt, menyatakan perusahaannya belum terdampak, tetapi telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengantisipasi krisis ini. Di sisi lain, CEO Asosiasi Industri Listrik dan Digital Jerman (ZVEI), Wolfgang Weber, menyebutkan bahwa sebagian perusahaan hanya memiliki persediaan cukup untuk beberapa minggu ke depan.
Andreas Kroll, Direktur Noble Elements—importir logam tanah jarang untuk UKM dan startup—mengungkapkan bahwa tidak ada solusi jangka pendek kecuali melakukan kesepakatan langsung dengan China. “China menguasai hampir 99,8% produksi logam tanah jarang berat secara global. Negara lain hanya mampu memproduksi dalam skala laboratorium,” katanya.
Baca Juga: Setelah Terapkan Jam Malam, Gubernur Jabar Larang Guru Beri PR kepada Siswa
Langkah China ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk melawan kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Meskipun sebagian tarif telah diturunkan setelah gejolak pasar, hubungan dagang AS-China masih tegang. Trump menyebut Presiden China Xi Jinping sebagai sosok yang “sangat keras dan sulit diajak bernegosiasi”, menandakan rapuhnya kesepakatan dagang yang ada.
Pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Xi dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini, dengan isu pembatasan ekspor logam tanah jarang dipastikan menjadi agenda utama.
Baca Juga: Jelang Laga Kontra China, Kluivert Waspadai Gaya Bermain Taktikal Tim Lawan
Ketergantungan dunia terhadap pasokan logam tanah jarang dari China kini menjadi titik lemah yang nyata. Industri otomotif global menghadapi risiko serius jika diversifikasi pasokan tidak segera dilakukan. Langkah cepat, baik melalui diplomasi maupun inovasi teknologi, menjadi kunci untuk menghindari krisis pasokan berkepanjangan yang dapat melumpuhkan rantai produksi global.
Artikel Terkait
Jelang Laga Kontra China, Kluivert Waspadai Gaya Bermain Taktikal Tim Lawan
Undata Berbenah, Gubernur Anwar Hafid: Jangan Mau Kalah dari Rumah Sakit Elit!
Hadiri Sertijab Bupati Parigi Moutong, Gubernur Anwar Hafid: Jangan Lagi Jalan Sendiri-Sendiri
Marselino Absen Lawan China, Kluivert Optimistis: Kami Punya Banyak Pemain Pengganti
Dorong Swasembada Lewat Infrastruktur, Pemerintah Siapkan Inpres Jalan Daerah (IJD)
Setelah Terapkan Jam Malam, Gubernur Jabar Larang Guru Beri PR kepada Siswa
Pelatih China Was-Was Hadapi Timnas Indonesia, Sebut GBK Kandang yang Menakutkan
Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Indonesia Bergerak Menuju Arafah untuk Wukuf
Living Plaza Palu Resmi Dibuka, Wali Kota Hadianto: Ini Tonggak Sejarah Baru
Jelang Idul Adha, Satgas Madago Raya Intensif Sisir Jalur Pegunungan Poso