Inti berita:
• Seorang anak pengurus LBI menjadi korban begal di Arcamanik, Bandung, hingga mengalami luka berat dan kehilangan sepeda motor.
• Kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi, sementara LBI meminta pelaku segera ditangkap dan proses hukumnya dikawal hingga tuntas.
METROSELEBES.com, BANDUNG – Kejahatan jalanan kembali menjadi sorotan setelah seorang pemuda menjadi korban pembegalan di kawasan Arcamanik, Kota Bandung. Korban yang diketahui merupakan anak pengurus pusat Laskar Benteng Indonesia (LBI) harus menjalani perawatan medis akibat luka serius yang dialaminya usai insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Terusan Cikajang. Berdasarkan informasi yang diterima, korban sedang melintas seorang diri ketika diduga dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Dalam waktu singkat, pelaku mengambil alih kendaraan korban dan melarikan diri.
Selain kehilangan sepeda motor, korban juga mengalami luka berat yang mengharuskannya mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kasus tersebut telah dilaporkan kepada aparat kepolisian dan kini dalam proses penyelidikan.
Menanggapi kejadian itu, Ketua DPD LBI Kota Bandung, Cuncun, meminta aparat bergerak cepat mengungkap identitas pelaku. Menurutnya, aksi kekerasan di jalan tidak boleh dibiarkan karena dapat mengancam keselamatan masyarakat.
"Kami keluarga besar Ormas LBI DPD Kota Bandung meminta pihak kepolisian segera mengejar pelaku dan menjerat pelaku dengan hukuman yang berat karena tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di Kota Bandung," ujar Cuncun, Senin (6/7/2026).
Ia juga menyebut Ketua Umum LBI telah menginstruksikan seluruh jajaran organisasi untuk membantu mengawal proses hukum. Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LBI akan memberikan pendampingan agar penanganan perkara berjalan hingga tuntas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, hingga Senin (6/7/2026), kepolisian belum menyampaikan perkembangan resmi terkait identitas maupun penangkapan pelaku. Kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, sementara kondisi korban terus mendapat penanganan medis di rumah sakit.(*)
(Key/Man)
Artikel Terkait
Ketum MUI Kembali Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor, Nilai Korupsi Besar Merampas Hak Hidup Rakyat
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Dilaporkan ke Bareskrim, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kejanggalan Persidangan
Hasil Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Tumbang di Tangan Norwegia, Brace Haaland Hancurkan Mimpi Selecao
Garuda Pertiwi Terhenti di Perempat Final AVC U-18 2026, Indonesia Kalah dari Thailand dan Kini Bidik Posisi Lima Asia
Kontrak Ribuan PPPK Paruh Waktu Maros Berakhir Akhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu Nasib Pegawai