Dugaan Tekanan terhadap Korban Terungkap, Keluarga Sebut Ancaman Jadi Alasan Tak Berani Pulang

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 14:31 WIB
Kesaksian keluarga mengungkap dugaan intimidasi terhadap korban, sementara Kang Dedi Mulyadi sebut terduga pelaku sempat berusaha menemuinya.(Dok.officialnusantaratv)
Kesaksian keluarga mengungkap dugaan intimidasi terhadap korban, sementara Kang Dedi Mulyadi sebut terduga pelaku sempat berusaha menemuinya.(Dok.officialnusantaratv)

Inti berita:

Kesaksian keluarga mengungkap dugaan ancaman terhadap Vita, sementara proses hukum terhadap terduga pelaku Taufik Hidayat masih berlangsung di Polda Jawa Barat.

 

METROSELEBES.com, BANDUNG - Harapan keluarga untuk kembali berkumpul dengan Vita berubah menjadi penantian panjang yang penuh luka. Di tengah proses hukum yang masih bergulir, kakak korban mengungkap serangkaian dugaan intimidasi yang disebut telah membuat adiknya hidup dalam ketakutan hingga mengalami kondisi kesehatan yang sangat memprihatinkan.

Keterangan tersebut disampaikan saat bertemu Kang Dedi Mulyadi (KDM). Menurut kakak korban, Vita diduga sudah kehilangan kemampuan melihat ketika masih beberapa kali dibawa beraktivitas oleh terduga pelaku. Ia mengatakan kondisi itu tidak diketahui banyak orang karena korban disebut selalu mengenakan masker dan kacamata berwarna gelap.

Baca juga: Mesir Cetak Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Hossam Hassan Dedikasikan Kemenangan untuk Palestina 

Keluarga mengaku sempat tidak memahami alasan Vita tidak pernah kembali ke rumah. Namun belakangan, mereka menduga korban berada di bawah tekanan dan ancaman. Kakak korban menyatakan adiknya disebut diancam agar tidak melarikan diri karena keselamatan keluarganya dipertaruhkan. Ia juga menduga unggahan di media sosial yang sempat memperlihatkan korban memarahi keluarganya dibuat dalam situasi penuh tekanan.

Dalam kesempatan yang sama, Kang Dedi Mulyadi mengungkap informasi yang diterimanya bahwa Taufik Hidayat sempat berusaha mencarinya sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian. Menurut KDM, terduga pelaku ingin menyampaikan klarifikasi terkait berbagai informasi yang beredar. Pernyataan tersebut, kata KDM, masih berdasarkan informasi yang diterimanya di lapangan.

Baca juga: Nyaris Tersungkur di Tangan Debutan! Argentina Selamat dari Amukan Tanjung Verde, Kini Ditantang Mesir di 16 Besar 

Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada kondisi korban yang hingga kini masih menjalani perawatan medis intensif. KDM menyampaikan rasa prihatin atas perjuangan korban yang dinilainya tetap memikirkan keluarganya meski sedang menghadapi masa pemulihan yang berat.

Selain memberi dukungan moral, KDM menyatakan kesiapannya membantu kebutuhan dasar keluarga korban, termasuk memfasilitasi pemasangan jaringan listrik di rumah yang baru selesai dibangun. Menurutnya, keluarga tersebut telah bekerja keras selama bertahun-tahun sehingga layak mendapatkan perhatian di tengah musibah yang mereka alami.

Baca juga: Perpres 111/2025 Soroti Ancaman Nonmiliter, Isu LGBTQ Masuk Aspek Sosial Budaya 

Sementara itu, proses hukum terhadap Taufik Hidayat masih berlangsung di Polda Jawa Barat. Seluruh dugaan yang disampaikan keluarga maupun informasi yang berkembang di ruang publik masih menunggu pembuktian melalui proses penyidikan dan persidangan. Aparat diharapkan menuntaskan perkara secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.(*)

(Ade/Man)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X