Nyaris Tersungkur di Tangan Debutan! Argentina Selamat dari Amukan Tanjung Verde, Kini Ditantang Mesir di 16 Besar

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:11 WIB
Argentina lolos dramatis ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Tanjung Verde 3-2 lewat extra time. Selanjutnya Messi dkk akan hadapi Mesir. (Dok.Tangkapan layar TVRI)
Argentina lolos dramatis ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Tanjung Verde 3-2 lewat extra time. Selanjutnya Messi dkk akan hadapi Mesir. (Dok.Tangkapan layar TVRI)

Inti berita:

• Argentina nyaris dipermalukan tim debutan Tanjung Verde sebelum menang dramatis 3-2 lewat extra time dan memastikan duel melawan Mesir di babak 16 besar.

 

METROSELEBES.com, FLORIDA – Status juara bertahan nyaris runtuh di hadapan tim yang bahkan baru pertama kali mencicipi panggung Piala Dunia. Timnas Argentina dipaksa melewati ujian paling berat sejak turnamen dimulai sebelum akhirnya menaklukkan Tanjung Verde (Cape Verde) dengan skor dramatis 3-2 melalui babak perpanjangan waktu pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.

Tak banyak yang memprediksi Tanjung Verde mampu mengimbangi Albiceleste hingga 120 menit. Namun, keberanian bermain terbuka, disiplin menjaga pertahanan, serta penampilan luar biasa kiper Vozinha membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya berkali-kali frustrasi. Tim debutan itu bahkan dua kali memaksa Argentina mengulang keunggulan sebelum akhirnya menyerah dengan kepala tegak.

Baca juga: Ronaldo Selamatkan Portugal dari Kekalahan, Penalti CR7 Jaga Asa Lolos ke 16 Besar 

Argentina sempat bernapas lega ketika Lionel Messi memecah kebuntuan pada menit ke-29. Berawal dari umpan panjang Lisandro Martinez, sang kapten menunjukkan sentuhan kelas dunia untuk membawa Albiceleste unggul 1-0. Keunggulan tersebut seolah menjadi sinyal bahwa laga akan berjalan sesuai skenario, tetapi kenyataan di lapangan justru berkata lain.

Memasuki babak kedua, Tanjung Verde menunjukkan mental tanpa rasa gentar. Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-59 setelah memanfaatkan celah di pertahanan Argentina. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai, meski Messi, Lautaro Martinez, dan Enzo Fernandez terus membombardir gawang lawan yang berkali-kali diselamatkan aksi gemilang Vozinha.

Baca juga: Belanda Tampil Meyakinkan, Tekuk Tunisia 3-1 dan Kunci Status Juara Grup F Piala Dunia 2026

Drama mencapai puncaknya pada babak extra time. Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul menjadi 2-1 pada menit ke-92. Namun keunggulan itu hanya bertahan beberapa saat setelah Sidny Lopes Cabral melepaskan tendangan melengkung yang memperdaya Emiliano Martinez pada menit ke-103. Saat ancaman adu penalti mulai membayangi, Cristian Romero muncul sebagai penyelamat lewat sundulan mematikan memanfaatkan sepak pojok untuk mengunci kemenangan 3-2.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui timnya dipaksa bekerja jauh lebih keras dari perkiraan. Menurutnya, pertandingan fase gugur memang tidak pernah mudah, apalagi menghadapi lawan yang bermain lepas tanpa tekanan. Ia menegaskan hasil menjadi hal terpenting, meski masih ada banyak aspek permainan yang harus diperbaiki sebelum menghadapi lawan berikutnya.

Baca juga: Perpres 111/2025 Soroti Ancaman Nonmiliter, Isu LGBTQ Masuk Aspek Sosial Budaya 

Kemenangan ini mengantar Argentina melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Mesir yang lebih dulu memastikan tiket usai menyingkirkan Australia lewat adu penalti. Sementara itu, Tanjung Verde harus mengakhiri kisah indahnya di Piala Dunia 2026. Meski tersingkir, tim debutan tersebut meninggalkan kesan mendalam setelah hampir menciptakan salah satu kejutan terbesar turnamen dengan mengguncang sang juara bertahan hingga detik-detik terakhir. (*)

(Fir/Ade)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X