11 Kantor Pemerintahan di Puncak Dibakar Massa, Penyaluran Dana Desa Berujung Kericuhan

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:51 WIB
Menyoroti kronologi kasus kebakaran massal yang terjadi di sejumlah kantor Pemkab Puncak, Papua Tengah. (Instagram.com/@kualimerahputih)
Menyoroti kronologi kasus kebakaran massal yang terjadi di sejumlah kantor Pemkab Puncak, Papua Tengah. (Instagram.com/@kualimerahputih)

Inti berita:

• Sebanyak 11 kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terdampak aksi massa yang diduga dipicu ketidakpuasan terhadap penyaluran dana desa tahap pertama. 

 

METROSELEBES.com, PUNCAK – Kobaran api sempat menerangi kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (11/8/2026) malam. Sejumlah kantor pemerintah menjadi sasaran amuk massa setelah muncul ketidakpuasan terkait penyaluran dana desa tahap pertama.

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F Ximenes mengatakan, total 11 kantor pemerintahan terdampak. Tiga kantor dilaporkan terbakar habis, sedangkan delapan lainnya mengalami kebakaran sebagian. Tiga kantor lain juga mengalami kerusakan akibat aksi massa.

Bangunan yang ludes terbakar meliputi Kantor Dinas Kesehatan, gudang BNPB, dan kantor DPRK. Sementara Kantor Diskominfo, Kesbangpol, serta Inspektorat disebut mengalami kerusakan parah. Polisi juga mencatat sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya ikut terdampak.

Baca juga: Pengabdian Sunyi Laode Iman Sutrisno, Menyalakan Harapan di Sekolah Pulau Terpencil Makassar 

Api disebut pertama kali berkobar di Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK). Peristiwa itu terjadi setelah sekelompok massa mendatangi kantor tersebut sekitar pukul 17.40 WIT, tak lama setelah pemerintah daerah menyalurkan dana desa tahap pertama.

Bupati Puncak Elvis Tabuni sempat datang untuk berdialog dan meredakan situasi. Namun, upaya tersebut belum mampu meredam ketidakpuasan massa. Sekitar pukul 18.45 WIT, Kantor PMK akhirnya dibakar dan aksi kemudian menjalar ke sejumlah gedung pemerintahan lainnya.

Kantor Bupati dan Wakil Bupati, Sekretariat Daerah, Keuangan, Dinas Sosial, PMK, PPPA, serta BKPSDM termasuk bangunan yang dilaporkan mengalami kebakaran sebagian. Satu kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang berada di halaman Kantor Bupati juga ikut terbakar.

Baca juga: Tiket Non-Sit KM Dorolonda Diduga Dijual Lebih Mahal, Penumpang Keluhkan Jalur Pihak Ketiga 

Di tengah kerusakan sejumlah fasilitas publik, polisi memastikan situasi di Puncak telah kembali kondusif. Domingos mengatakan personel tambahan dari Brimob Polda Papua Tengah telah dikerahkan untuk menjaga keamanan dan melakukan patroli.

“Situasi sudah kondusif. Kami ada tambahan Brimob 1 SST dari Yon B Polda Papua Tengah dan sementara melakukan patroli,” ujarnya. Polisi masih mendalami rangkaian aksi tersebut, sementara persoalan penyaluran dana desa menjadi latar belakang yang disebut memicu ketegangan. (*)

(Mon/Ade)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X