Melanggar batas kecepatan.
Baca Juga: Polisi TikTok Beraksi: Aksi Satir Netizen yang Jadi Simbol Harapan Tegaknya Keadilan
Dalam arahannya, Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Rony S., S.I.K., M.H. menekankan bahwa anggota yang terlibat operasi harus mengedepankan pelayanan yang humanis namun tegas terhadap pelanggaran.
“Latpraops ini penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapsiagaan anggota,” tegasnya di hadapan peserta latihan.
Operasi serupa sebelumnya, seperti Operasi Patuh 2024, terbukti berhasil menurunkan pelanggaran lalu lintas hingga 22% di beberapa wilayah, menurut laporan dari Humas Polri.
Baca Juga: 100 Kunci Harapan: Rumah Subsidi untuk Rakyat, Langkah Nyata Pemerintah Pro Rakyat
Hal ini menegaskan pentingnya kontinuitas dan peningkatan kualitas pelaksanaan operasi di tahun 2025.
Polda Sulteng juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung operasi ini dengan cara menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, terutama dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Dengan langkah ini, Operasi Patuh Tinombala bukan sekadar penindakan, tetapi menjadi gerakan bersama menuju budaya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkontribusi pada visi besar Indonesia Emas 2045.***