Kepala Polres Belu, dalam keterangan singkat kepada media lokal, menyampaikan bahwa tim investigasi telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan tengah mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.
Tanggapan Psikolog dan Kriminolog:
Psikolog forensik dari Universitas Sanata Dharma, Maria D. Lani, mengatakan bahwa pembunuhan dengan cara brutal seperti ini biasanya dipicu oleh emosi mendalam atau konflik personal yang belum terselesaikan.
“Ini bukan pembunuhan biasa, ada kemarahan yang sangat besar,” ujarnya.
Baca Juga: BYD Tunda Produksi Massal di Pabrik Hongaria, Fokus ke Turki untuk Produksi Lebih Cepat dan Murah
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Mgr.
Gabriel Manek, Atambua, untuk keperluan autopsi. Warga berharap pihak berwenang segera mengungkap siapa pelaku di balik pembunuhan sadis ini dan motif di balik aksi brutal tersebut.***