Pihak kepolisian setempat pun telah dihubungi oleh warga, dan saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap hewan ternaknya, terutama saat malam hari di lokasi-lokasi yang rawan.
Sementara itu, pemerintah daerah dan dinas peternakan diimbau untuk segera membentuk satuan tugas keamanan ternak dan memberikan bantuan pengamanan kepada para peternak kecil, agar tragedi seperti ini tidak terus berulang.
Kasus pencurian ternak seperti ini pernah marak di beberapa daerah lain seperti Bone, Sidrap, dan Sigi. Pada kasus-kasus sebelumnya, pelaku berhasil diringkus setelah warga aktif melaporkan kejadian dan memasang kamera pengintai di sekitar kandang ternak.***
Artikel Terkait
Viral! Diduga Ketinggalan Kapal, Pria Ngejar dengan Sampan dan Kompak Ditarik Penumpang Pakai Tali Seadanya
Viral! Resto Mendadak Hening Diduga Hindari Jeratan Royalti, Pengunjung: Serasa Hidup di Zaman Purba
Emas Vs Bitcoin, Duel Safe Haven Era Digital: Siapa yang Lebih Unggul?
Tiga Kandidat Lolos Seleksi Sekda Tojo Una-Una, Kini Masuki Tahap Uji Publik
Kado Merdeka untuk Guru PAUD: 253 Ribu Pendidik Dapat Bantuan di HUT RI ke-80
Setelah Dapat BSU, Kini Guru Non ASN Dapat Bantuan Insentif Guru dan Afirmasi Kualifikasi S1
Prabowo Optimis Indonesia Bebas Kemiskinan Jauh Sebelum 2045, Pemerintah Genjot Aksi Lewat Inpres 8/2025
PMK 49 2025: Jurus Baru Pemerintah Atasi Krisis Permodalan Koperasi Desa
Merah Putih Jadi Simbol Koperasi Desa: Pemerintah Satukan Regulasi Pembiayaan Kopdes/Kel
Tragedi Diam di Perbatasan Gaza: 22 Ribu Kontainer Logistik Mengantre, Perut Rakyat Tetap Kosong