Langkah ini telah mendapatkan sinyal positif dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata.
Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, dalam wawancara sebelumnya menyatakan bahwa bandara di daerah dengan potensi wisata dan ekonomi seperti Sulteng memang pantas dikembangkan ke level internasional.
Sejumlah langkah strategis juga sedang disiapkan, termasuk peningkatan kapasitas terminal, penambahan fasilitas bea cukai dan imigrasi, serta peningkatan kualitas layanan keamanan penerbangan.
Baca Juga: Penipu Catut Nama Kapolres Parigi Moutong, Masyarakat Diminta Waspada
Upaya menjadikan Bandara Mutiara SIS Aljufri sebagai Bandara Internasional merupakan bagian dari visi besar Sulawesi Tengah untuk menjadi pusat pertumbuhan kawasan timur Indonesia.
Dengan dukungan infrastruktur memadai dan pengelolaan strategis, langit internasional bukan sekadar mimpi, melainkan tujuan nyata yang sedang disiapkan dengan serius.***