JAKARTA, METROSELEBES.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal penegakan hukum, khususnya dalam memberantas mafia tanah yang selama ini merugikan masyarakat luas.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari akun resmi Instagram @dprri_nasdem, Sahroni menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus mafia tanah yang disebut-sebut bahkan dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum.
“Di republik ini banyak kali mafia. Banyak yang membawa nama institusi birokrasi tapi oknum di dalamnya mafia. Suka enggak suka, inilah republik kita.
Baca Juga: Bill Gates Temui Presiden Prabowo di Istana: Siapkan Dana Sosial Raksasa untuk Indonesia!
Tapi memberantas ini pun prosesnya tidak mudah,” ujar Sahroni dalam video yang diunggah.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya laporan masyarakat terkait sengketa dan penyerobotan tanah, yang sebagian besar sulit dituntaskan karena adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak berkuasa di balik layar.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan, Ahmad Sahroni berjanji akan terus mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak transparan dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus-kasus seperti ini.
Baca Juga: Komisi II DPR RI Soroti Kinerja BUMD Sulteng, Buka Opsi Pembubaran
Lebih lanjut, Sahroni juga menyoroti pentingnya peran serta publik dalam melaporkan praktik mafia tanah agar tidak ada lagi warga yang kehilangan haknya akibat permainan kotor segelintir orang yang memanfaatkan sistem hukum untuk kepentingan pribadi.
Langkah-langkah konkret dari Komisi III DPR RI ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum sekaligus menunjukkan bahwa negara hadir dalam melindungi hak atas tanah yang merupakan hak fundamental setiap warga negara.***