Dengan komitmen kuat dari tokoh-tokoh seperti Prof. Mu’ti dan dukungan dari Kementerian Sosial diharapkan Sekolah Rakyat ini tidak hanya menjadi proyek percontohan, tetapi juga berkembang menjadi model pendidikan rakyat yang dapat direplikasi secara nasional.
Program ini sekaligus menjadi respons terhadap tantangan pendidikan pascapandemi dan ketimpangan akses pendidikan, terutama di daerah tertinggal.
Data dari Kementerian Pendidikan menunjukkan masih terdapat sekitar 3 juta anak usia sekolah yang belum mendapat akses pendidikan formal secara optimal pada 2024.
Sebagai penutup, Gus Ipul mengajak masyarakat untuk turut mendoakan keberhasilan pelaksanaan program ini.
“Mohon doa restunya,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: 405 Ribu KPM Akhirnya Terima Bansos Setelah Gagal Salur, Pemerintah Genjot Perbaikan Data
Tahun ajaran baru kali ini bukan hanya soal rutinitas kembali ke sekolah, tapi juga momentum lahirnya harapan baru melalui Sekolah Rakyat.***