Inti berita:
• Presiden Prabowo turun langsung ke Kalimantan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat dan terpadu, dengan pejabat utama TNI-Polri dikerahkan ke empat provinsi terdampak.
METROSELEBES.com, KALIMANTAN— Langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan memasuki fase serius. Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan, Sabtu (22/8/2026), untuk memastikan upaya pemadaman dan penanganan berjalan cepat serta terkoordinasi.
Prabowo bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi. Setibanya di Kalimantan Barat, Presiden langsung memimpin rapat koordinasi bersama BNPB, Kementerian Kehutanan, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan sejumlah pihak terkait.
Baca juga: Karhutla Kaltim Meluas, 936 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di 413 Titik
Tugaskan Pejabat TNI Polri
“Saya datang untuk melihat keadaan setempat,” kata Prabowo di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8).
Sebelum turun langsung ke lapangan, Prabowo telah memerintahkan jajaran pejabat utama TNI dan Polri untuk mengawal penanganan karhutla di empat provinsi. Pengerahan tersebut dimaksudkan untuk mempercepat pengambilan keputusan sekaligus menyatukan koordinasi di wilayah terdampak.
Baca juga: Isu "Kudeta Senyap" Oktober 2026 Mengarah ke Prabowo, Prediksi Said Didu atau Ancaman Politik?
Di Kalimantan Barat, penanganan dipimpin Panglima TNI bersama Kapolri. Untuk Kalimantan Tengah, tugas diberikan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Wakapolri. Sementara di Kalimantan Selatan, Presiden menugaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri.
Adapun di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI bersama Komandan Korps Brimob Polri ditugaskan memimpin penanganan di lapangan. Seluruh unsur tersebut diarahkan bekerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat agar pemadaman dapat dilakukan secara efektif.
Baca juga: 60 M3 Kayu Ditemukan di SM Kerumutan, 6 Orang Jadi Tersangka
Sekretariat Kabinet menyampaikan, Presiden meminta penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin agar kebakaran tidak semakin meluas dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Selain pemadaman, Prabowo juga menekankan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan dalam kasus karhutla. (*)
Artikel Terkait
Kebakaran Pondokan Tamalanrea, Empat Bangunan Dilalap Api, Unhas Bantah Akses Damkar Terkendala Portal Kampus
Akhir Pekan Dibayangi Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulawesi
KPK Bongkar Asal Usul Uang Rp1,12 Miliar yang Seret Rektor Unsoed Jadi Tersangka
I La Galigo Menembus Panggung Prancis, Warisan Bugis Sulsel Diperkenalkan ke Eropa
60 M³ Kayu Ditemukan di SM Kerumutan, 6 Orang Jadi Tersangka Pembalakan Liar