Inti berita:
• KPK Marc Marquez memenangi balapan utama MotoGP Jepang 2026 di Motegi dan menyamai koleksi poin Jorge Martin menjadi 338 angka, membuat persaingan gelar juara dunia semakin ketat.
METROSELEBES.com , MOTEGI – Satu manuver pada lap ke-11 mengubah wajah balapan utama MotoGP Jepang 2026. Marc Marquez yang terus membayangi Jorge Martin akhirnya menemukan celah untuk mengambil alih posisi terdepan di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10/2026).
Martin sebenarnya memasuki balapan dengan modal kuat setelah merebut pole position. Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga garis finis. Pembalap Aprilia Racing tersebut harus mengakui kecepatan Marquez dan menyelesaikan balapan di posisi kedua, sementara Marco Bezzecchi melengkapi podium dengan finis ketiga.
Bagi Marquez, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih setelah sehari sebelumnya ia juga menguasai Sprint Race. Rider Ducati Lenovo Team itu pun mengumpulkan poin maksimal dari akhir pekan MotoGP Jepang, sekaligus memangkas keunggulan Martin dalam persaingan menuju gelar juara dunia 2026.
Baca juga: Marc Marquez Menang Sprint Motegi, Drama Track Limit Bikin Podium Berubah
Persaingan keduanya semakin menarik karena Martin masih berada di posisi teratas klasemen setelah MotoGP Jepang, meski jaraknya kini sangat tipis. Berdasarkan data klasemen yang diberikan, Martin dan Marquez sama-sama mengoleksi 338 poin, dengan Martin tetap berada di puncak berdasarkan aturan tie-break.
Di belakang dua kandidat utama tersebut, Bezzecchi menjaga posisi ketiga dengan 264 poin. Enea Bastianini berada di peringkat keempat dengan 252 poin, sedangkan Pedro Acosta menempati posisi kelima dengan 221 poin. Hasil ini sekaligus menunjukkan betapa besar jarak persaingan dua pembalap teratas dengan para pengejar di belakangnya.
Baca juga: Veda Ega Pratama Tak Gentar Start ke-18, Misi Balas di Moto3 Jepang
Drama Motegi juga tidak hanya terjadi dalam perebutan posisi terdepan. Michelin sebelumnya menarik ban belakang tipe soft setelah muncul persoalan blistering pada Sprint Race. Kondisi itu membuat seluruh pembalap harus menggunakan ban belakang hard pada balapan utama, sehingga pengelolaan ban menjadi salah satu faktor penting sepanjang lomba. Catatan ini memperkuat gambaran bahwa kemenangan Marquez tidak datang dalam kondisi balapan yang sederhana.
Dengan dua kemenangan di Motegi dan posisi klasemen yang kini sama kuat dalam perolehan poin, Marquez membawa momentum besar menuju seri berikutnya di Mandalika, Indonesia. Martin masih memegang kendali di puncak, tetapi keunggulan tersebut sudah sangat tipis. Hasil di Jepang sekaligus menjadi komentar paling jelas mengenai panasnya perebutan gelar: sedikit kesalahan dapat langsung mengubah posisi teratas klasemen. (*)
(Fir/Ade)
Artikel Terkait
Dari Lapangan hingga Kampus, Dadang Hartanto Kini Pimpin Polda Metro Jaya
Ketika Wartawan Disebut Nyawa Negara, Pers Lokal Masih Berjuang Bertahan Hidup
Modal Rp300 Jutaan Tak Lagi Cuma untuk Mobil Murah, 15 Mobil Baru Ini Bisa Jadi Pilihan
Marc Marquez Menang Sprint Motegi, Drama Track Limit Bikin Podium Berubah, Posisi Martin Terancam!
Veda Ega Pratama Tak Gentar Start ke-18, Misi Balas di Moto3 Jepang