Babak ini dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2025. Laga pertama akan digelar pada 8 Oktober, disusul pertandingan kedua pada 11 Oktober, dan terakhir pada 14 Oktober.
Dengan sistem turnamen yang ketat dan lawan-lawan berkelas, Indonesia harus tampil tanpa celah jika ingin menorehkan sejarah: tampil untuk kali pertama di putaran final Piala Dunia sejak 1938, saat masih bernama Hindia Belanda.
Meskipun tantangan besar menanti, semangat juang dan kebangkitan tetap menjadi kunci.
Jika mampu tampil solid dan disiplin, bukan tidak mungkin skuad Garuda menciptakan kejutan dan mencatatkan diri sebagai bagian dari sejarah sepak bola dunia.***
Artikel Terkait
Dari Lapangan ke Isu Kemanusiaan, Roberto Mancini Serukan Perdamaian untuk Gaza
Keisuke Honda Ingatkan Jepang Tak Main-Main Lawan Indonesia: Saatnya Tampilkan Skuad Terbaik
Menang Lawan Jepang, Timnas Indonesia Bisa Salip 7 Negara dan Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
Karanganyar Menjadi Rumah Baru Atlet Difabel: Pusat Latihan Paralimpik Bernilai Rp421,9 Miliar Siap Pakai
Debut Apik Beckham Putra Curi Perhatian, Coach Justin: Lawan Jepang, Yang Penting Pemain Happy
Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar untuk Timnas Indonesia, Warganet Soroti Transparansi Anggaran
Garuda Eropa Siap Tempur: Debut Pemain Keturunan Warnai Duel Sengit Kontra Jepang
Hujan Gol Samurai Biru: Jepang Hancurkan Indonesia 6-0 dalam Duel Tanpa Ampun di Grup C
Soal Hadiah Jam Rolex untuk Timnas, Mensesneg Tegaskan Bukan dari Anggaran Negara
Patrick Kluivert Akui Kekuatan Jepang Usai Timnas Indonesia Dibantai 0-6: Ini Pelajaran Penting