Karanganyar Menjadi Rumah Baru Atlet Difabel: Pusat Latihan Paralimpik Bernilai Rp421,9 Miliar Siap Pakai

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Selasa, 10 Juni 2025 | 10:53 WIB
bangunan total 34.346 m², kompleks ini terdiri atas GOR utama seluas 17.482 m² serta asrama dua tower 4 lantai berkapasitas 392 atlet (Instagram kementerianpu)
bangunan total 34.346 m², kompleks ini terdiri atas GOR utama seluas 17.482 m² serta asrama dua tower 4 lantai berkapasitas 392 atlet (Instagram kementerianpu)

 

KARANGANYAR, METROSELEBES.COM – Di Desa Delingan, Karanganyar, kini berdiri megah sebuah pusat pelatihan atlet difabel yang dirancang setara standar internasional.

Diresmikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), fasilitas senilai Rp421,9 miliar dari APBN ini menjadi bentuk nyata komitmen bangsa dalam mendukung talenta luar biasa para atlet paralimpiade Indonesia.

Dengan luas lahan 80.262 m² dan bangunan total 34.346 m², kompleks ini terdiri atas GOR utama seluas 17.482 m² serta asrama dua tower 4 lantai berkapasitas 392 atlet. Ada 188 kamar yang disiapkan untuk kenyamanan para penghuni.

Baca Juga: Keisuke Honda Ingatkan Jepang Tak Main-Main Lawan Indonesia: Saatnya Tampilkan Skuad Terbaik

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap: kolam renang utama, kolam pemanasan dan pemulihan, arena boccia, menembak, tenis meja untuk kursi roda, badminton, angkat besi, blind judo, lapangan sepak bola, serta lintasan atletik 400 meter lengkap dengan arena lompat dan tolak peluru—semuanya memenuhi standar internasional.

“Indonesia punya potensi besar di bidang paralimpiade,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo. Ia berharap tempat ini membantu para atlet “berlatih secara optimal dan terarah.”

Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Maulidya Indah Junica, menyatakan pembangunan tahap II akan segera dilakukan—menambah satu GOR dan satu asrama lagi untuk memperluas jangkauan cabang olahraga.

Baca Juga: Dari Lapangan ke Isu Kemanusiaan, Roberto Mancini Serukan Perdamaian untuk Gaza

Kini, Karanganyar menjadi simbol kemajuan inklusi olahraga di Indonesia, mempersiapkan para atlet difabel menuju prestasi dunia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X