Baca Juga: Bukan Sekadar Bek: Menyingkap Sisi Lain Jay Idzes
“Saya selalu berusaha tetap membumi. Sepak bola itu penting, tapi saya juga ingin jadi manusia yang baik.”
Di tengah ketatnya dunia profesional, Justin mengaku mulai mencari makna lebih dalam kehidupan. Ia tertarik pada nilai-nilai spiritual dan sering membaca buku-buku tentang mindfulness dan pengembangan diri. Hal ini membantunya mengelola ego, stres, dan menjaga keseimbangan antara ambisi dan rasa syukur.
Tak banyak yang tahu bahwa Justin juga memiliki ketertarikan pada seni dan musik. Di waktu luang, ia suka bermain gitar dan melukis sebagai bentuk ekspresi diri. Ia percaya bahwa seni dan olahraga memiliki kekuatan yang sama dalam menyatukan orang dari berbagai latar belakang.
Baca Juga: Bukan Hanya di Lapangan, Inilah Sisi Lain Marselino Ferdinan yang Jarang Terekspos
Sebagai figur publik muda, Justin Hubner perlahan menjelma menjadi panutan bagi banyak anak muda Indonesia. Melalui sikap rendah hati dan kejujurannya dalam menghadapi tantangan, ia menyampaikan pesan bahwa menjadi kuat bukan berarti tanpa kelemahan—melainkan berani menghadapinya.
Dengan segala sisi lain yang kini mulai terbuka, Justin Hubner bukan hanya seorang pemain bola, tapi juga pribadi yang tumbuh dengan kesadaran akan nilai, identitas, dan tanggung jawab. Sosok muda yang patut diperhitungkan, bukan hanya di lapangan, tapi juga dalam membentuk generasi yang lebih sehat secara emosional dan spiritual.