Ia mengatakan longsor terjadi di Jalan Kesuma Timur dan Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
"Hujan deras dan angin kencang terjadi pada pukul 17.30 WITA, Rabu (1/2), yang menyebabkan meluapnya air sehingga terjadi longsor yang mengakibatkan 2 orang jiwa tertimbun material," ujarnya kepada wartawan di Parepare.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Universitas di Makassar yang Cocok Jadi Pilihan Melanjutkan Pendidikan
Rizal menyebut ada 13 titik di Kota Parepare terdampak bencana banjir dan juga tanah longsor. Ia merinci sebelas titik terendam banjir dan dua titik longsor.
"Ada 13 titik atau lokasi kejadian (bencana), 11 titik adalah bencana banjir dan dua titik itu bencana tanah longsor," sebutnya.
Banjir dan tanah longsor yang menerjang Parepare terjadi akibat curah hujan tinggi.
Pemerintah Kota Parepare telah mendirikan dapur darurat dan lokasi pengungsian untuk warga terdampak banjir.***
Artikel Terkait
Sosiolog Sebut Toraja Darurat Kasus Bunuh Dini, Ini Penjelasannya...
Banjir Terjang Parepare, Empat Kelurahan Terendam
ESDM Sulsel Minta Pemkab Luwu Tutup Tambang Ilegal, Dikabarkan Kembali Beroperasi
Terungkap! Ini Empat Faktor Kasus Bunuh Diri Marak di Toraja
DPRD Toraja Cetuskan Perda Rumah Kos, Ingin Tekan Angka Bunuh Diri?