Strategi Baru DPR Dorong Kreativitas Daerah Atasi Rendahnya Realisasi Dana Transfer

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 19:25 WIB
Melalui kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Jawa Timur, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan pentingnya evaluasi terhadap realisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) agar benar-benar tepat sasaran.
Melalui kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Jawa Timur, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan pentingnya evaluasi terhadap realisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) agar benar-benar tepat sasaran.

 

SURABAYA, METROSELEBES.COM - Melalui kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Jawa Timur, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menegaskan pentingnya evaluasi terhadap realisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) agar benar-benar tepat sasaran.

Rendahnya realisasi berpotensi menimbulkan masalah serius, mulai dari aspek teknis, keuangan, hingga risiko hukum apabila tidak segera ditindaklanjuti.

Dalam pernyataannya, Rifqinizamy menyebut Jawa Timur termasuk salah satu provinsi dengan kualitas realisasi anggaran yang cukup baik pada Agustus 2025.

Baca Juga: Mantan Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Penahanan

Meski demikian, ia tetap menekankan bahwa pemerintah daerah perlu menghadirkan solusi kreatif melalui skema pembiayaan alternatif (creative financing) untuk mengurangi ketergantungan pada APBN dan APBD.

Strategi baru ini dinilai penting guna mencegah terjadinya stagnasi pembangunan apabila alokasi APBN mengalami penurunan.

Selain itu, salah satu fokus utama DPR adalah revitalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jadi Terobosan Baru Putus Mata Rantai Kemiskinan di Indonesia

Penguatan BUMD dianggap penting agar mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi di daerah.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi TKD tahun 2024 mencapai Rp 857 triliun dengan penyerapan rata-rata nasional sebesar 91,3%.

Namun, beberapa daerah masih mencatatkan penyerapan di bawah 80%, yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun DPR.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Segera Nikmati Akses Pembiayaan Himbara

Dengan strategi baru yang digagas, diharapkan pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan transfer pusat, tetapi juga mampu berinovasi dalam mengelola sumber daya lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X