SPPI, Garda Muda Gizi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 2 Juli 2025 | 17:14 WIB
visi besar Indonesia Emas 2045, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). (Instagram badanpangannasional)
visi besar Indonesia Emas 2045, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). (Instagram badanpangannasional)

 

MEDAN, METROSELEBES.COM - Dalam upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya hadir sebagai solusi atas masalah gizi, tetapi juga melahirkan generasi muda penggerak perubahan melalui inisiatif Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Para SPPI ini kini menjadi garda muda dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA).

Melalui pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (NFA), sebanyak 30.000 peserta dilatih di 57 titik pelatihan yang tersebar di 17 provinsi.

Baca Juga: Komunafikan Zionis”: Aktivis Kemanusiaan Gaza Bungkam Propaganda Pro-Israel di TV Nasional

Para SPPI ini dibekali pengetahuan penting mengenai pola konsumsi B2SA, keamanan pangan segar, serta pemanfaatan potensi pangan lokal.

Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan pola makan anak-anak, tapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah dan menghidupkan kembali budaya pangan nasional.

NFA dalam pelatihan SPPI memainkan peran strategis, yaitu memberikan pendampingan dan penguatan konten terkait pangan B2SA, menjamin mutu dan keamanan pangan segar, serta menggali potensi pangan lokal yang kaya akan gizi. Prinsip-prinsip yang ditanamkan mencakup:

Baca Juga: Gelar Perkara Ijazah Jokowi Digelar Kamis, Roy Suryo Siap Hadir sebagai Ahli

  • Konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman,
  • Pemanfaatan maksimal pangan lokal,
  • Penerapan standar keamanan dan mutu pangan.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, aktif, dan produktif.

Para SPPI diharapkan menjadi agen perubahan di komunitasnya, menciptakan ekosistem pangan yang tangguh dan berdaulat.

Baca Juga: Kondisi Gaza Terkini Kian Memburuk, Sekitar 80-100 Warga Tewas Setiap Hari

Mengutip laporan dari Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting di Indonesia pada 2023 masih berada di angka 21,5%.

Target nasional adalah menurunkannya hingga di bawah 14% pada 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X