JAKRTA, METROSELEBES.COM – Ulama internasional Dr. Zakir Naik dijadwalkan akan memulai safari dakwahnya di Indonesia mulai 28 Juni 2025.
Kehadirannya akan ditemani oleh 35 kru profesional dan 12 kamera canggih masing-masing senilai Rp5-6 miliar, yang digunakan untuk merekam seluruh rangkaian ceramahnya secara mandiri.
Jadwal Zakir Naik Safari Dakwah di Indonesia dijadwalkan berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 8 Juli 2025, pukul 15.00 WIB.
Namun, Zakir Naik baru dimulai memberikan ceramah pada pukul 21.00 WIB karena sejumlah persiapan teknis yang memakan waktu termaksd ceramah awal yang akan disampaikan oeh anakny.
Meski mengalami keterlambatan, ribuan jamaah tetap setia menantikan kehadiran dai kondang asal India itu.
Selanjutnya, Zakir Naik akan mengunjungi beberapa kota besar lainnya. Kota Malang dijadwalkan pada 10 Juli 2025 di Stadion Gajayana, lalu berlanjut ke Bandung pada tanggal 12 dan 13 Juli di Lapangan Tritan.
Puncaknya, Dr. Zakir Naik akan tampil di Jakarta selama tiga hari berturut-turut, 18–20 Juli 2025, yang awalnya direncanakan di Jakarta International Stadium (JIS), namun karena keterbatasan akses pada area rumput, lokasi dipindahkan ke Lapangan Markas Besar Pancoran.
Meskipun panitia hanya menyediakan tempat, seluruh aspek produksi acara — mulai dari visual, audio hingga dokumentasi — ditangani langsung oleh tim Dr. Zakir Naik. Peralatan dokumentasi termasuk kamera-kamera kelas sinema, menjadi sorotan karena nilai totalnya ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Sulteng Umrohkan 6 Penggali Kubur dan Pengurus Jenazah
Informasi resmi dan pembaruan terkait jadwal ceramah Dr. Zakir Naik di Indonesia dapat disimak melalui kanal YouTube Dondy Tan, yang dipercaya sebagai salah satu mitra komunikasi publik acara tersebut.
Sebagai informasi tambahan, pada kunjungannya sebelumnya ke Indonesia, Zakir Naik berhasil menarik perhatian publik dengan pendekatan dakwahnya yang mengedepankan dialog ilmiah antaragama.
Kehadirannya kali ini pun diyakini akan kembali menyedot massa besar, terlebih di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kajian keislaman yang berbasis logika dan sains.***
Artikel Terkait
Trump Ancam Potong Subsidi untuk Tesla dan SpaceX, Hubungan dengan Elon Musk Memanas
Naik Pangkat, Naik Tanggung Jawab: 35 Personel Polres Bangkep Diingatkan Arti Sebuah Pangkat
Wali Kota Palu Dukung Kemandirian Difabel, Siapkan Bantuan Modal Hingga Ruang Usaha
Wali Kota Palu dan Rektor UIN Datokarama Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Pengembangan UMKM
Sunatan Massal Berujung Luka Serius, Ibu Korban Tuntut Pertanggungjawaban Tenaga Medis Diduga P3K
HUT Bhayangkara ke-79, Presiden Prabowo Minta Polisi Turun ke Rakyat dan Rasakan Penderitaan Warga
Suzuki Fronx Tampil Elegan, Tapi Ini Deretan Kekurangannya yang Perlu Diketahui
Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Sulteng Umrohkan 6 Penggali Kubur dan Pengurus Jenazah
Penjualan Mobil di AS Naik pada Kuartal Kedua, Tapi Ancaman Tarif dan Harga Tinggi Bayangi Paruh Akhir Tahun
Ferrari Amalfi Resmi Diluncurkan: Coupe Bertenaga V8 Ini Siap Jadi Penerus Roma Sebelum Era Mobil Listrik Dimulai