SDM Tangguh Pilar Negeri: Strategi Menuju Indonesia Maju Berkelanjutan

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 30 Juni 2025 | 09:29 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), ditegaskan bahwa untuk mewujudkan SDM unggul (Instagram kemenko_pmk)
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), ditegaskan bahwa untuk mewujudkan SDM unggul (Instagram kemenko_pmk)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pembangunan sebuah bangsa tidak hanya bertumpu pada tingginya angka Produk Domestik Bruto (PDB), melainkan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

SDM tangguh menjadi pilar utama kemajuan negeri. Dalam unggahan resmi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), ditegaskan bahwa untuk mewujudkan SDM unggul, Indonesia harus memprioritaskan tiga aspek utama: sehat, kompeten, dan kontributif.

Pertama, sehat secara menyeluruh meliputi fisik, mental, dan moral. Kesehatan ini menjadi pondasi utama bagi produktivitas dan daya tahan individu terhadap berbagai tantangan global.

Baca Juga: Proyek Baterai Raksasa Prabowo di Karawang Serap 35 Ribu Tenaga Kerja

Kedua, kompetensi, yaitu kemampuan relevan yang mumpuni, menjadi kunci untuk bersaing di tengah arus revolusi industri 4.0 dan perkembangan teknologi digital.

Ketiga, adalah kontribusi, yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman serta berdampak positif bagi lingkungan sosialnya.

Kemenko PMK juga menyoroti pentingnya kesadaran terhadap risiko bencana dalam proses pembangunan. “Pembangunan yang mengabaikan risiko bencana bisa berdampak besar,” ujar Kemenko PMK dalam unggahannya.

Baca Juga: Akses Digital Merata: Meutya Hafid Pastikan Sekolah Rakyat Yogyakarta Terkoneksi Internet

Oleh karena itu, upaya pencegahan bencana harus menjadi bagian integral dari setiap rencana pembangunan nasional maupun daerah.

Indonesia sebagai negara rawan bencana — mulai dari gempa bumi, banjir, hingga erupsi gunung api — memerlukan SDM yang tangguh hadapi bencana.

Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2024 saja, telah terjadi lebih dari 2.000 kejadian bencana alam di Indonesia yang berdampak pada jutaan warga.

Baca Juga: Indonesia Soroti Pemerataan Global di Forum AIIB Beijing, Serukan Akselerasi Infrastruktur Inklusif

Ini menunjukkan bahwa kesiapan SDM menghadapi risiko merupakan keniscayaan, bukan pilihan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X