JAKARTA TIMUR, METROSELEBES.COM – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk merampungkan renovasi Sekolah Rakyat (SR) Tahap I pada Juli 2025, dengan progres fisik nasional telah mencapai 83%.
Komitmen ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan pendidikan dasar yang merata dan berkualitas.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Sosial, serta Sekretaris Kabinet menyampaikan langsung dukungan penuh terhadap program ini dalam kegiatan Silaturahmi Orang Tua dan Calon Siswa SR Tahap I di Sentra Handayani, Jakarta Timur, Minggu (29/6/2025).
Baca Juga: Lompatan Energi Hijau: Proyek Baterai Listrik Terbesar RI Resmi Dimulai
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Menteri Sosial Gus Ipul, dan Wakil Mensos Gus Jabo hadir menyampaikan progres dan rencana akhir renovasi nasional tersebut.
Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan renovasi lebih dari 1.000 sekolah rakyat di berbagai wilayah Indonesia, dengan prioritas daerah terpencil, tertinggal, dan terdampak bencana.
Renovasi ini meliputi perbaikan bangunan, penyediaan ruang kelas baru, toilet sehat, dan sarana pembelajaran digital.
Baca Juga: Superhero Sejati dari Rumah : Keluarga Pilar Indonesia Maju
Program Sekolah Rakyat Tahap I ini sejalan dengan misi transformasi pendidikan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagai bagian dari “Gerakan Indonesia Emas 2045”.
Dalam pernyataannya, Menteri PUPR menyatakan bahwa keberhasilan renovasi SR tidak hanya meningkatkan infrastruktur pendidikan, tetapi juga membuka akses belajar yang layak bagi ribuan anak dari keluarga kurang mampu.
Data tambahan dari Kementerian Sosial mencatat, lebih dari 60% calon peserta didik di Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Baca Juga: Superhero Sejati dari Rumah : Keluarga Pilar Indonesia Maju
Program ini sekaligus menjadi intervensi strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Artikel Terkait
Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah Mulai 2029, MK Soroti Beban Penyelenggara dan Kejenuhan Pemilih
Timun Bukan Sekadar Sayur: Rahasia Kecantikan Alami dari Dapur ke Wajah
Indonesia Dorong Diplomasi Maksimal Cegah Konflik Timur Tengah Kian Meluas
Prabowo Genjot Deregulasi dan Kemitraan AS Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Modus Baru Penipuan Rekrutmen PKH 2025, Kemensos Tegas: Itu Hoaks
Bongkar Mafia Beras: 212 Produsen Nakal Terancam Proses Hukum
Minyakita Diperkuat: Pemerintah Siapkan Strategi Zonasi dan Distributor Utama untuk Tekan Harga
Dari Rumah Menuju Bangsa Maju: Pesan Hari Keluarga Nasional dari Kemensos
Superhero Sejati dari Rumah : Keluarga Pilar Indonesia Maju
Lompatan Energi Hijau: Proyek Baterai Listrik Terbesar RI Resmi Dimulai