JAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap hasil investigasi besar-besaran bersama Satgas Pangan, Kejaksaan, dan sejumlah lembaga terkait, yang menemukan 212 produsen beras melakukan praktik curang.
Temuan ini mencakup manipulasi kualitas dan kuantitas beras, seperti mutu yang tidak sesuai, pengurangan berat, serta penjualan dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Praktik tersebut dinyatakan sangat merugikan rakyat.
Dalam konferensi pers yang dihadiri pihak kepolisian dan kejaksaan, Menteri Amran menyatakan bahwa data lengkap temuan tersebut telah disampaikan langsung kepada Kapolri dan Jaksa Agung.
Baca Juga: Modus Baru Penipuan Rekrutmen PKH 2025, Kemensos Tegas: Itu Hoaks
Pemerintah memberikan waktu dua minggu bagi para produsen untuk melakukan perbaikan. Bila tidak ada perubahan, tindakan hukum akan diambil tanpa kompromi.
Amran menegaskan bahwa ini bukan sekadar persoalan harga pangan, tetapi menyangkut keadilan sosial dan hak rakyat untuk mendapatkan pangan yang berkualitas dan terjangkau.
Ia menambahkan, negara tidak boleh kalah oleh mafia pangan yang selama ini bermain di balik layar dan memanipulasi pasar demi keuntungan pribadi.
Baca Juga: Prabowo Genjot Deregulasi dan Kemitraan AS Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Menurut data Badan Pangan Nasional, konsumsi beras nasional mencapai sekitar 30 juta ton per tahun.
Dengan pasar sebesar itu, potensi praktik kecurangan sangat besar dan dapat berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat serta inflasi bahan pokok.
Laporan dari Bank Indonesia juga menunjukkan bahwa beras menjadi salah satu penyumbang utama inflasi dalam tiga bulan terakhir.
Baca Juga: Indonesia Dorong Diplomasi Maksimal Cegah Konflik Timur Tengah Kian Meluas
Artikel Terkait
Senat AS Gagalkan Upaya Batasi Langkah Militer Trump terhadap Iran
Dapat Gelar Kehormatan Bali, Menko PM Cak Imin Tekankan Sinergi Puri dan Rakyat untuk Pemberdayaan Bangsa
Abdul Rachman Thaha Tegaskan, Jangan Layani Oknum Mengatasnamakan Gubernur Minta - Minta Proyek di OPD
Paula Verhoeven Legowo Hak Asuh Dimenangkan Baim Wong: Tak Ajukan Kasasi Demi Kesehatan Mental Anak
Jaksa Bongkar Isi Pesan Harun Masiku ke Hasto: Ucap Terima Kasih, Sebut Nama Puan hingga Megawati
Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah Mulai 2029, MK Soroti Beban Penyelenggara dan Kejenuhan Pemilih
Timun Bukan Sekadar Sayur: Rahasia Kecantikan Alami dari Dapur ke Wajah
Indonesia Dorong Diplomasi Maksimal Cegah Konflik Timur Tengah Kian Meluas
Prabowo Genjot Deregulasi dan Kemitraan AS Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Modus Baru Penipuan Rekrutmen PKH 2025, Kemensos Tegas: Itu Hoaks