TUNIS – METROSELEBES.COM – Tim Para Atletik Indonesia kembali mengukir prestasi gemilang di ajang internasional.
Dalam gelaran Tunis 2025 World Para Athletics Grand Prix, mereka berhasil memboyong 17 medali yang terdiri dari 8 emas, 4 perak, dan 5 perunggu, membuktikan bahwa semangat "merdeka" dalam berprestasi tak mengenal batas fisik.
Dalam ajang bergengsi ini, atlet-atlet disabilitas Indonesia tampil luar biasa di berbagai cabang, mulai dari lari, lempar lembing, hingga tolak peluru.
Baca Juga: Erdogan: Serangan Israel ke Iran Bertujuan Gagalkan Negosiasi Nuklir
Di antara para juara, nama Saptoyogo kembali mencuri perhatian dengan ketangguhannya, bersama atlet lain seperti I Kadek Dwi Purwana Yasa dan Riadi Saputra yang sukses di cabang Discus Throw dan Javelin Throw.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI melalui unggahan resmi menyampaikan apresiasi atas pencapaian luar biasa ini.
“Saptoyogo dan kawan-kawan menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi di panggung dunia,” tulis akun Kemenpora.
Prestasi ini memperkuat tren positif Indonesia di panggung internasional.
Baca Juga: Bansos Ditebal, Daya Beli Keluarga Meningkat: Strategi Baru Kemensos di Tengah Tekanan Ekonomi
Pada World Para Athletics Grand Prix 2024 yang digelar sebelumnya, tim Indonesia juga berhasil membawa pulang total 15 medali.
Artinya, peningkatan perolehan medali tahun ini mencerminkan pertumbuhan kualitas atlet binaan nasional, khususnya di bidang olahraga disabilitas.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru, tak hanya bagi atlet disabilitas, tetapi juga seluruh generasi muda Indonesia.
Tim Para Atletik Indonesia telah membuktikan bahwa merdeka dalam mimpi dan kerja keras adalah kunci menembus batas dan menginspirasi dunia.***
Artikel Terkait
NFA-KPK Pacu SPI 2025, Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Tata Kelola Transparan
Musdesus Jadi Motor Demokrasi Ekonomi, Koperasi Desa Lahir dari Kesepakatan Rakyat
Ribuan Warga Turun Tangan, Akurasi Data Bansos Melesat Berkat Aplikasi Cek Bansos
Koperasi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi: Wamenkop Dorong Kolaborasi dengan Politeknik Harapan Bersama
Kopersi Desa Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Nasional, Menkop Dorong Kolaborasi Akademisi dan Mahasiswa
Ledakan Mainan Anak Indonesia: Ekspor Rp11 Miliar Guncang Pasar Amerika!
KAPTI-Agraria 2025–2028 Dikukuhkan, Nusron Wahid: “Kritik dari Alumni Penting untuk Inovasi Layanan ATR/BPN”
Indonesia Tekankan Diplomasi Kemandirian dan Perdamaian Global di Forum Ekonomi Rusia
Bansos Ditebal, Daya Beli Keluarga Meningkat: Strategi Baru Kemensos di Tengah Tekanan Ekonomi
Erdogan: Serangan Israel ke Iran Bertujuan Gagalkan Negosiasi Nuklir