Belanda dan Indonesia Satukan Teknologi dan Inovasi, Dorong Lompatan Besar di Sektor Pertanian Berkelanjutan

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 19 Juni 2025 | 12:10 WIB
Pemerintah Indonesia dan Belanda resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pertanian berkelanjutan yang mencakup penguatan di sektor hortikultura, teknologi greenhouse, pengembangan benih unggul, dan sistem irigasi modern. (Instagram kementerianpertanian)
Pemerintah Indonesia dan Belanda resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pertanian berkelanjutan yang mencakup penguatan di sektor hortikultura, teknologi greenhouse, pengembangan benih unggul, dan sistem irigasi modern. (Instagram kementerianpertanian)

 

JAKARTAMETROSELEBES.COM – Pemerintah Indonesia dan Belanda resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pertanian berkelanjutan yang mencakup penguatan di sektor hortikultura, teknologi greenhouse, pengembangan benih unggul, dan sistem irigasi modern.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta, pada Selasa, 17 Juni 2025 ini menandai babak baru kolaborasi kedua negara dalam mewujudkan ketahanan pangan yang modern, ramah lingkungan, serta berbasis teknologi.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menegaskan pentingnya transfer pengetahuan di bidang hortikultura dan teknologi pertanian kepada generasi muda petani di Indonesia.

Baca Juga: Menteri Sosial Gus Ipul Bongkar 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Salur, Ini Penyebabnya

“Kolaborasi ini akan mempercepat transformasi sektor pertanian Indonesia dengan dukungan teknologi dan keahlian dari Belanda, sekaligus membuka peluang investasi dan transfer pengetahuan kepada petani serta pelaku usaha lokal,” ujar Sudaryono.

Wakil Menteri Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Belanda, Guido Landheer, turut menyampaikan bahwa pihak Belanda tidak hanya ingin mengekspor produk ke Indonesia, melainkan ingin berbagi pengetahuan agar petani Indonesia mampu memproduksi sendiri dengan teknologi yang tepat.

“Kami ingin belajar pula dari pengalaman Indonesia. Ini adalah kolaborasi dua arah,” ungkap Guido.

Baca Juga: Tamanmartani Tumbuh Jadi Role Model Koperasi Berbasis Potensi Lokal

Ruang lingkup MoU mencakup: ✅ Ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian, alam, dan keanekaragaman hayati
✅ Pembangunan pedesaan
✅ Penguatan sektor agribisnis

Melalui kerja sama ini, Indonesia berkomitmen untuk memperkuat produksi hortikultura nasional serta meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pertanian berbasis teknologi.

Apalagi, Belanda selama ini dikenal sebagai salah satu negara pengekspor produk pertanian terbesar di dunia meskipun memiliki luas wilayah yang relatif kecil—menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan pertanian modern di Indonesia.

Baca Juga: Bocoran Telepon Rahasia Bongkar Retaknya Hubungan Thailand-Kamboja

Sebagai tambahan informasi, berdasarkan data World Bank 2024, Belanda menempati posisi kedua dunia sebagai negara pengekspor produk pertanian, setelah Amerika Serikat.

Teknologi greenhouse dan sistem irigasi presisi Belanda diakui dunia sebagai yang terdepan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X