Lepas Ketergantungan Impor: Gandum, kedelai, jagung, dan bawang putih akan dikembangkan secara mandiri.

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 4 Juni 2025 | 20:50 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui akun Instagram resminya pada Selasa (4/6/2025), didukung penuh oleh kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), khususnya dalam ranah riset terapan berbasis kebutuhan lapangan. (FOTO : IST)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui akun Instagram resminya pada Selasa (4/6/2025), didukung penuh oleh kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), khususnya dalam ranah riset terapan berbasis kebutuhan lapangan. (FOTO : IST)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya serius untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan, pemerintah Indonesia menargetkan empat komoditas strategis yakni Gandum, kedelai, jagung, dan bawang putih untuk dikembangkan secara mandiri.

Langkah ini disampaikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui akun Instagram resminya pada Selasa (4/6/2025), didukung penuh oleh kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), khususnya dalam ranah riset terapan berbasis kebutuhan lapangan.

Kata kunci dari kebijakan ini adalah kemandirian pangan, yang sejalan dengan penekanan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Asta Cita.

Baca Juga: Triliunan untuk Jagung: Strategi Negara dalam Menjemput Kedaulatan Pangan

Menurut Amran, pemerintah kini menggalang konsorsium riset nasional yang melibatkan perguruan tinggi, peneliti, dan pelaku industri dari hulu ke hilir, demi menciptakan solusi nyata atas ketergantungan impor komoditas pokok.

"Kami perkuat riset terapan, melibatkan kampus dan industri agar hasilnya bisa langsung diterapkan di lapangan. Ini penting demi produktivitas dan kesejahteraan petani," ujar Amran.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024:

Impor kedelai Indonesia mencapai 2,4 juta ton.

Jagung impor sebanyak 800 ribu ton.

Gandum, sebagai bahan baku tepung, masih 100% impor dengan volume mencapai 11 juta ton per tahun.

Impor bawang putih lebih dari 500 ribu ton, didominasi dari Tiongkok.

Baca Juga: Jagung NTB Tembus Blitar: Strategi Bapanas Jaga Harga dan Penuhi Pakan Ternak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X