“Dengan tantangan global seperti suku bunga tinggi, ketidakpastian geopolitik, serta kebijakan proteksionisme dari negara besar seperti Amerika Serikat, mencapai 8% dalam empat tahun ke depan adalah pekerjaan luar biasa,” ujar seorang ekonom senior dari lembaga riset independen.
Sejumlah reformasi struktural dinilai mutlak diperlukan, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, pembenahan birokrasi, serta reformasi pajak dan investasi.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil juga menjadi kunci keberhasilan.
Tanpa kolaborasi lintas sektor, target pertumbuhan yang ambisius ini dikhawatirkan hanya menjadi retorika politik yang sulit terwujud.
Baca Juga: Presiden RI Disambut Meriah di Malaysia, Hadiri KTT ASEAN ke-46 Bahas Inklusivitas dan Ekonomi Hijau
Untuk memperluas wawasan tentang kebijakan dan arah pertumbuhan ekonomi nasional, berikut beberapa bacaan yang direkomendasikan:
1. Masalah dan Kebijakan: Pembangunan Ekonomi Indonesia
Menyajikan analisis mendalam tentang dinamika kebijakan ekonomi nasional. (Rp 97.000)
2. The Stages of Economic Growth – W.W. Rostow
Buku klasik tentang tahapan pembangunan ekonomi yang relevan dengan konteks Indonesia saat ini. (Rp 69.000)
3. Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi
Mengupas kaitan antara peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (Rp 40.500)
Baca Juga: Pererat Hubungan Strategis, Presiden Prabowo Sambut PM Tiongkok Li Qiang di Jakarta
Berita ini disusun berdasarkan pemaparan visi-misi Presiden terpilih serta tinjauan kebijakan ekonomi nasional dalam RPJMN terbaru.***
Artikel Terkait
Pendaki Yang Diduga Disekap di Bukit Uwentumbu Berhasil Ditemukan Selamat, Berikut Nama - Namanya..!
Kadin China Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Siap Bangun 1.000 Dapur Bergizi
Bojan Hodak Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik Liga 1 2025, Usai Antar Persib Ukir Sejarah Juara Beruntun
8 Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Koperasi Desa yang Harus Dihindari
Puan Maharani Terima Kunjungan PM Republik Rakyat Tiongkok Li Qiang di Kompleks Parlemen
Menko Airlangga Ajak Komunitas Bisnis Dukung Pencapaian SDGs Lewat Investasi Infrastruktur Berkelanjutan
Presiden RI Disambut Meriah di Malaysia, Hadiri KTT ASEAN ke-46 Bahas Inklusivitas dan Ekonomi Hijau
Gus Ipul: Bukan Bantuan yang Menguatkan Bangsa, Tapi Jiwa Pengabdian Sosial
Ternyata Selama Ini Kita Salah! Bagian Ini yang Jadi Kacang Mete, Bukan Buahnya
Darurat Demokrasi atau Tafsir Ekonomi? Ungkap Rahasia Konstitusi Bersama Ahlinya