Paus Leo XIV Dilantik, Indonesia Kirim Utusan Khusus—Apa Misi Rahasia di Balik Kehadiran Cak Imin dan Budi Arie?

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 18 Mei 2025 | 14:21 WIB
Acara sakral ini tak hanya menjadi sorotan umat Katolik global, namun juga mencuri perhatian publik Indonesia dengan kehadiran dua tokoh nasional: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. (Instagram komenkopmri)
Acara sakral ini tak hanya menjadi sorotan umat Katolik global, namun juga mencuri perhatian publik Indonesia dengan kehadiran dua tokoh nasional: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. (Instagram komenkopmri)

 

VATIKAN – METROSELEBES.COM - Dalam sebuah momen bersejarah yang menyita perhatian dunia, Sri Paus Leo XIV resmi dilantik sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang baru.

Acara sakral ini tak hanya menjadi sorotan umat Katolik global, namun juga mencuri perhatian publik Indonesia dengan kehadiran dua tokoh nasional: Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Pengiriman Cak Imin dan Budi Arie sebagai utusan khusus Indonesia dalam pelantikan Paus Leo XIV menimbulkan pertanyaan publik: adakah misi rahasia di balik kehadiran mereka?

Baca Juga: 5 Juta Lebih Orang Kaget Saat Cek Kesehatan Gratis : Penyakit Diam-Diam Menginta

Pemerintah melalui Kemenko PM menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan Sri Paus Leo XIV menjadi "suluh" bagi nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan keberpihakan pada kaum marginal.

“Kepemimpinan Paus Leo XIV diharapkan membawa semangat baru dalam mendorong pemberdayaan kelompok yang terpinggirkan, sejalan dengan visi Indonesia yang inklusif dan berdaulat,” tulis akun resmi @kemenkopmri dalam unggahan Instagram mereka.

Paus Leo XIV, yang menggantikan Paus Fransiskus, dikenal luas sebagai tokoh progresif yang kerap bersuara lantang terhadap isu-isu ketidakadilan sosial, lingkungan, dan keberagaman.

Baca Juga: Sekolah Garuda Menetas di Ujung Negeri: Revolusi dari Sabang sampai Merauke

Misi mulia ini dinilai sejalan dengan agenda global yang juga diusung Indonesia dalam forum-forum internasional.

Proses pelantikan berlangsung megah dengan kehadiran delegasi dari berbagai negara. Nama Leo XIV kini menjadi simbol harapan baru bagi dunia yang lebih adil dan damai.

Dalam wawancara terpisah, pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Dr. Anita Prameswari, menilai kehadiran dua tokoh Indonesia dalam pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni. “Ini adalah diplomasi simbolik yang kuat.

Baca Juga: SRIKANDI Digital: Senyap Tapi Mengubah Arah Sejarah Arsip Nasional

Indonesia ingin menunjukkan kedekatannya dengan Vatikan serta memperkuat peran sebagai jembatan dialog antaragama dan perdamaian dunia.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X